BatamNow.com, Jakarta – Tiga perusahaan di Batam yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kondisi berbeda di penutupan perdagangan saham pada Jumat, 9 September 2022.
Dari hasil pantauan di lapangan, Jumat (09/09/2022), saham milik PT Puri Global Sukses Tbk berkode PURI nampaknya lebih fresh dengan mengalami kenaikan sahamnya sebesar 16 poin atau 4,01%. Bila sehari sebelum penutupan, nilai saham PURI hanya Rp 390, di akhir perdagangan naik menjadi Rp 406 per lembarnya.
Selama seminggu ini, tercatat tiga kali PURI nangkring di zona merah, meski di akhir perdagangan saham, stay di zona hijau.
Kondisi berbeda dialami PT Sat Nusapersada (Tbk), perusahaan manufaktur barang elektronik berkode PTSN. Pada Jumat lalu nilai sahamnya turun 0,51 persen atau satu poin, menjadi Rp 195 per lembarnya.
Dan kondisi pada Jumat (09/09) tak jauh berbeda dari tiga hari sebelumnya. Tercatat, terakhir nilai saham PTSN di angka Rp 200 per lembarnya pada 24 Agustus lalu. Sementara selama September 2022, harga sahamnya berkisar Rp 195 – Rp 197. Padahal di Agustus lalu, nilai saham PTSN sempat mencapai Rp 208.
Di sisi lain, PT Winner Nusantara Jaya Tbk, perusahaan properti berkode WINR, nilai sahamnya mengalami stagnasi dan berada di angka Rp 50 per lembarnya. Kondisi ini dinilai kurang menguntungkan karena telah terjadi dalam sebulan terakhir ini.
Pengamat pasar modal Lucky Bayu Purnomo mengatakan, perbedaan nilai saham ini juga dipengaruhi oleh kinerja masing-masing perusahaan. “Perusahaan harus melipatgandakan kinerja agar nilai sahamnya naik,” ujarnya kepada BatamNow.com, Jumat (09/09).
Tak hanya itu, lanjutnya, penting perusahan mencermati kondisi lokal dan global, dengan isu-isu yang lagi trend. Karena semua itu akan mempengaruhi nilai saham, baik secara langsung atapun hanya terdampak saja.
“Upaya perusahaan mendorong peningkatan kinerja akan mampu membuat nilai sahamnya membaik,” tukasnya. (RN)

