Galangan Kapal di Batam Mulai Ramai Order, Mayoritas dari Swasta - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Galangan Kapal di Batam Mulai Ramai Order, Mayoritas dari Swasta

by BATAM NOW
09/Okt/2022 09:12
Galangan Kapal di Batam Mulai Ramai Order, Mayoritas dari Swasta

Suasana di salah satu galangan kapal di Kota Batam. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang menyebutkan, tahun ini menjadi kebangkitan perusahaan galangan kapal, di mana order new building maupun repair sudah banyak masuk.

Agus menguraikan, saat ini terdapat 363 permohonan pembangunan kapal baru di galangan kapal dalam negeri periode Januari – Agustus 2022. Rencana tersebut akan menambah jumlah kapal Indonesia, menjadi 836 unit. Sebelumnya, ada 473 unit yang dibuat sepanjang periode 2019-2021 dengan jenis terbanyak Barge sebanyak 274 unit dan Tug sebanyak 100 unit.

“Industri perkapalan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional seiring dengan karakteristiknya yang padat karya, padat modal, serta padat teknologi,” kata Agus.

Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 250 galangan kapal dari Sabang sampai Merauke, dan 127 industri pendukung yang memproduksi bahan baku dan komponen yang sesuai standar marine use.

Galangan kapal Indonesia sudah membangun berbagai jenis kapal. Kemampuan galangan kapal nasional antara lain memproduksi kapal penumpang, kapal kargo, hingga kapal tujuan khusus dengan fasilitas graving dock terbesar, yaitu 300.000 Dead Weight Tonnage (DWT).

Galangan Kapal di Batam

Meski permintaan pembuatan kapal dalam negeri jumlahnya ratusan, namun tidak tersebar secara merata. Bahkan, dikhawatirkan ada monopoli dari perusahaan galangan kapal ‘langganan’ pemerintah.

Seperti pada galangan kapal di Batam, Kepulauan Riau, yang kebanyakan menangani order dari pihak swasta.

“Memang sejak awal tahun ini, perusahaan galangan kapal di Batam sudah mulai kemasukan order, baik new building maupun repair,” kata Project Manager PT Karyasindo Samudra Biru (KSB) Shipyard 1 Tunggul Marpaung kepada BatamNow.com, Sabtu (08/10/2022) malam.

Baca Juga:  Pesan Uang Palsu Rp 12 Juta dengan COD, Pria di Lombok Utara Ditangkap Polisi
Tunggul Marpaung (kiri) bersama salah satu owner PT KSB. (F: Dok. Pribadi)

Dijelaskan, tahun ini mulai ramai secara merata semua galangan kapal. Permintaan banyak dan rata-rata ukuran 300 feet ke atas. “Di KSB Shipyard 1 sendiri sudah antre sampai tahun depan. Tapi, kebanyakan repair,” ungkapnya.

Tunggul menguraikan, beberapa project yang tengah dikerjakan antara lain, 6 unit tongkang, 4 unit tug boat new building dan repair, 3 unit tongkang dan 4 unit tug boat. Bulan lali telah diselesaikan repair dua unit kapal roro.

“Semua order kita dari swasta. Tidak ada dari pemerintah,” ucap Tunggul.

Ditanya soal bahan baku material kapal, Tunggul mengakui, sempat kesulitan ketika awal-awal perang Rusia dengan Ukraina. Namun, itu disiasati dengan menggunakan material dari Jepang dan China. Hingga kini pun, belum ada pengiriman material dari Ukraina.

Tunggul menambahkan, upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mendorong berbagai produk untuk ekspor tidak lagi bahan mentah, melainkan bahan baku dan bahan jadi, tentu akan mempengaruhi permintaan kapal. Untuk itu, dia berharap hal tersebut bisa diantisipasi sejak awal. Misal, dengan melakukan pemesanan kapal jauh-jauh hari.

Selain itu, lanjutnya, upaya meningkatkan ekspor harus berkesinambungan. Sebab, hal tersebut juga akan membuka lapangan pekerjaan, termasuk di industri galangan kapal. “Intinya, bagaimana Presiden Indonesia bisa lebih bijaksana, utamanya dalam mengangkat industri dalam negeri. Dengan begitu, maka keadilan, pemerataan, dan kesejahteraan bisa diperoleh oleh semua pihak,” pungkasnya. (RN)

Berita Sebelumnya

Tiga Oknum Polisi Rampok Motor Warga. Istri dan Anak Korban Terseret Mobil

Berita Selanjutnya

Menko Airlangga Sebut Ada 8 Investor Pusat Data di KEK Nongsa Batam, Siapa Saja?

Berita Selanjutnya
Silicon Valley di Indonesia Jadi Kenyataan? Batam, Malang, Kulon Progo Bersiap

Menko Airlangga Sebut Ada 8 Investor Pusat Data di KEK Nongsa Batam, Siapa Saja?

Comments 2

  1. Batam Wood says:
    4 tahun ago

    Jual segala jenis kayu untuk Kapal dan Konstruksi. Batamwood.com

    Balas
  2. Batam Wood says:
    4 tahun ago

    https://batamwood.com

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com