Gegara SPAM BP Batam Mati, Beberapa Wisatawan Percepat Kunjungan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Gegara SPAM BP Batam Mati, Beberapa Wisatawan Percepat Kunjungan

Selama di Hotel Tak Dapat Mandi

by BATAM NOW
03/Des/2023 15:13
Air Minum Produksi BP Batam Diduga Luput Pengawasan Eksternal

SPAM Batam. (F: Instagram)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Dalam beberapa hari ini aliran Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) BP Batam mati total di beberapa titik distribusi.

Hingga hari ini, Minggu (03/11/2023), aliran air minum masih mati ke beberapa lokasi karena perbaikan pipa 600 mm di Simpang Baloi, Lubuk Baja, tak kunjung selesai oleh pengelola SPAM BP Batam.

Tak hanya ribuan konsumen rumah tangga warga Batam yang terdampak, lalu menjerit.

Sejumlah wisatawan asing yang sempat menginap di dua hotel di Batam juga kena imbas, gegara matinya aliran air SPAM BP Batam.

Ini terjadi karena krisis air di sarana pariwisata yakni sejumlah hotel dan restoran di kawasan Nagoya, Batu Ampar, Bengkong, dan lainnya juga terdampak air mati tersebut.

Wisatawan Singapura itu lekas-lekas beranjak kembali ke Singapura karena di dua hotel di kawasan Nagoya itu, mereka tak dapat mandi normal dengan kualitas dan kuantitas air tersedia.

Baca Juga:  Aliran Air Masih Mati ke Kawasan Nagoya, Batu Ampar dan Lainnya. Pengusaha Hotel-Restoran Menjerit

Mereka selekasnya ke Singapura untuk mandi, sembari ngomel-ngomel lalu meninggalkan hotel.

Para tamu itu sejak check-in pada Jumat (01/12/2023) sore, air sudah sangat minim di hotel itu.

Kalaupun ada, namun kualitas airnya kotor dan berbau. Pengelola hotel terpaksa membeli air dari jasa swasta bisnis air tangki, selama SPAM BP Batam, mati.

Warga di Nagoya, Batam, membeli air tangki karena aliran SPAM mati sudah tiga hari, Minggu (03/12/2023). (F: BatamNow)

Kepada wartawan BatamNow.com yang mengonfirmasi kejadian itu, resepsionis dua hotel itu membenarkan, meski sempat mengelak.

Dibenarkan manakala ditunjukkan video singkat wisatawan yang marah meninggalkan hotel pada Sabtu (02/12) sore.

“Ya kalau yang di video itu benar, ada tamu (wisatawan) marah-marah karena masalah air di kamar hotel mati,” ujar dua resepsionis hotel.

Namun pihak kedua hotel meminta dengan sangat supaya tak memuat nama hotelnya di media wartawan yang mengonfirmasi.

“Tolong pak, ini kan bukan kesalahan pihak hotel, kan aliran air bersih yang mati dalam tiga hari ini,” katanya, Minggu (03/12).

Menurut resepsionis kedua hotel itu, tamu mereka yang orang asing itu awalnya check-in untuk 3 hari menginap terhitung dari Jumat (01/12), dan seyogianya check-out pada Minggu (03/12) sore.

Namun karena masalah air mati, beberapa tamu hotel mereka seperti kegerahan dan memilih check-out lebih awal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam Adriwinata yang dikonfirmasi BatamNow.com, Minggu (03/12) siang, belum merespons.

Begitu pun Kabiro Humas BP Batam Ariastuty Sirait, tak merespons ketika dikonfirmasi BatamNow.com, Minggu (03/12).

Selain kejadian di kedua hotel itu, satu hotel di kawasan Sei Jodoh, memberitahu para tamu hotel termasuk member SPA dan kolam renang hotel terkait dampak matinya aliran air ke hotel.

Semua fasilitas SPA untuk beberapa hari tak dapat digunakan karena kondisi persediaan air di hotel tak mencukupi karena aliran air dari SPAM mati. Bakan kolam renang ditutup untuk sementara.

Sebagaimana diberitakan BatamNow.com, air SPAM mati karena pipa distribusi berukuran 300 mm dan 600 mm patah tertimpa ekskavator yang jungkir balik di Simpang Indomobil, pada Kamis (30/11) malam.

Berdasarkan pengumuman PT Air Batam Hilir, pipa patah di Simpang Indomobil berdampak ke matinya aliran air ke wilayah Batu Batam, Baloi Center, Nagoya, Jodoh, Batu Ampar, Kp Utama, Pelita, Ocarina, Bengkong, Sei Panas, Tanjung Buntung, Borobudur, Melcem, Sengkuang, Batu Merah, Citra Buana, Seraya, RSBK, Harapan Bunda, Awal Bros, Elisabeth, Bengkong Polisi, Bengkong Abadi, Bengkong Langit dan sekitarnya. (red)

Berita Sebelumnya

Harga Air Mobil Tangki Melonjak Sampai Rp 1,5 Juta, Tangki Air SPAM Batam Iming-iming?

Berita Selanjutnya

Ketua LI-Tipikor: Usut “Dalang” di Balik Kerap Bocornya Pipa SPAM BP Batam

Berita Selanjutnya
Ketua LI-Tipikor: Usut “Dalang” di Balik Kerap Bocornya Pipa SPAM BP Batam

Ketua LI-Tipikor: Usut “Dalang” di Balik Kerap Bocornya Pipa SPAM BP Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com