Gubernur Ansar Jadi Khatib Idulfitri 1444 H, Ajak Jemaah Tingkatkan Bakti kepada Orangtua - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Gubernur Ansar Jadi Khatib Idulfitri 1444 H, Ajak Jemaah Tingkatkan Bakti kepada Orangtua

by BATAM NOW
22/Apr/2023 20:20
Gubernur Ansar Jadi Khatib Idulfitri 1444 H, Ajak Jemaah Tingkatkan Bakti kepada Orangtua
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Suasana haru mewarnai para jemaah Masjid At-Taubah Perumahan Bambu Kuning, Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam tatkala Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad mengajak para jemaah untuk mengingat pengorbanan orangtua yang tak pernah lelah berjuang dan berkorban demi keluarga.

Butiran air bening mengalir di wajah Gubernur Ansar saat menjadi khatib Shalat Idulfitri 1444 H di masjid tersebut, Sabtu (22/04/2023). Salat Idulfitri 1444 H di Batu Aji Batam ini diimami oleh Syekh Syed Muhammad Zahir Al Hafizh.

Ribuan masyarakat hadir mengikuti momen sholat Idulfitri bersama Gubernur Ansar dalam kesempatan ini.

Dengan penuh penghayatan, Gubernur Ansar membawakan khotbah tentang pentingnya setiap individu sebagai anak dari seorang orang tua untuk mengingat peran kedua orangtua dalam membesarkan anak.

Gubernur Ansar menyebutkan bahwa setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan sebulan penuh, “Kita terlahir sebagai manusia muttaqin, sesuatu predikat yang teramat agung yang semestinya kita dapatkan, sebagai hadiah dari hasil perjuangan kita selama bulan Ramadan”.

Insan muttaqin adalah insan yang paripurna, insan yang secara individu terukur kesalehannya, ketaatannya kepada al kholik penciptanya, taat ibadahnya siang dan malam, terjaga dirinya dari kemaksiatan, kemungkaran.

“Namun seorang muttaqin juga harus menjelma sebagai pribadi yang penuh cinta kasih terhadap sesama makhluk Allah SWT. Terutama cinta kasih terhadap kedua orangtua yang telah melahirkan dan membesarkan kita, walaupun saat-saat seperti ini mungkin keduanya tak pernah dapat melihat lagi keberhasilan anak-anaknya,” katanya.

 

1 of 6
- +

 

Ayah dan ibu bagi Gubernur Ansar adalah dua insan yang sangat berjasa, lewat keduanya lah manusia dilahirkan di dunia ini. Keduanya menjadi sebab seorang anak mencapai surga. Doa mereka ampuh, kutukannya juga manjur.

Ibu telah mengandung selama 9 bulan, dengan penderitaannya yang berganda untuk melahirkan sang anak. Ia mengandung dalam keadaan susah dan melahirkan dalam keadaan payah. Umur kandungan yang bertambah semakin menambah berat baginya. Ketika melahirkan seolah-olah kematian di depan matanya.

Baca Juga:  Dorong Pembentukan Koperasi Merah Putih: Gubernur Ansar Tekankan Unit Usaha Koperasi Kedepankan Karakteristik dan Potensi Desa/Kelurahan

“Tapi ketika ia melihat sang bayi di sisinya, sirnalah dengan cepat semua rasa sakit dan susahnya. Ia gantung kepada sang anak semua harapannya. Ia melihat pada diri si anak ada cahaya hidup dan keindahannya,” kata Gubernur Ansar.

Adapun sang ayah, karena anak, ia menjadi penakut dan kikir. Ia berusaha untuk si anak, agar sang buah hati tidak tersakiti, ia berpindah-pindah bepergian jauh, bekerja tanpa lelah, kalaupun lelah tak begitu dirasakannya, kadang siap berkorban nyawa bahkan kadang tergadai sedikit imannya.

Demi sesuap nasi kehidupan untuk diberikan kepada anaknya. Ayah merawat dan mendidik, jika si kecil datang padanya, sang anak merasa senang dan ia pun senang. Jika sang ayah pulang dalam keadaan lelah, namun setelah melihat anaknya, terasa hilang semua kepenatan dan kepahitan hidup yang barusan di hadapannya.

“Itulah mereka berdua dan itulah kita sang bayi dan anak kecil yang dulu manja dan kadang menyusahkan hati kedua orangtua kita. Maka sudah menjadi keharusan untuk kita berbuat baik kepada keduanya,” ujar Gubernur Ansar.

Di momen yang fitri ini, Gubernur Ansar mengajak jemaah yang hadir untuk bersimpuh memohon kepada Allah SWT untuk mengampunkan dosa orangtua.

“Bagi orangtua yang masih bersama kami, usainya salat ini, kami akan bersimpuh di kaki mereka ya Allah, bermohon ampun dan maaf kepada keduanya. Bagi kedua ibu bapak kami, yang telah engkau panggil ke hadiratmu, kami kirimkan dan kami titipkan doa buat mereka, begitu pula bagi ibu dan bapak kami yang saat ini jauh dari kami ya Allah. Kami sampaikan dan kami kirimkan pula doa semoga mereka senantiasa di bawah Allah SWT,” kata Gubernur Ansar.

Usai salat Id, Gubernur Ansar bersilaturahmi dengan masyarakat Batam yang hadir lalu kembali menuju Tanjungpinang untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di Gedung Daerah. (*)

Berita Sebelumnya

Ribuan Jemaah Salat Idulfitri di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Berita Selanjutnya

PT MEG Datang di Pulau Rempang, Warga: Penghinaan Sangat Besar Jika Kampung Kami Digusur

Berita Selanjutnya
Jalan Panjang PT Makmur Elok Graha (MEG) di Rempang-Galang

PT MEG Datang di Pulau Rempang, Warga: Penghinaan Sangat Besar Jika Kampung Kami Digusur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com