Heboh AS Jual Kapal Bekas Coast Guard ke RI, Ini Faktanya! - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Heboh AS Jual Kapal Bekas Coast Guard ke RI, Ini Faktanya!

by BATAM NOW
01/Mei/2021 07:44
Heboh AS Jual Kapal Bekas Coast Guard ke RI, Ini Faktanya!

Kapal USCGC Adak. (F: Wikipedia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan akan menjual kapal Penjaga Pantai (coast guard) AS (USCGC) Adak dan Aquidneck kepada Indonesia.

Dilansir CNBCIndonesia.com, Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS pada 2 April lalu menyatakan secara resmi tentang rencana penjualan kapal ini ke Indonesia dengan harga yang dirahasiakan.

Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan The New York Post, Coast Guard AS mengungkapkan keputusan penjualan ini “untuk mencapai kepentingan nasional AS” dan telah berkoordinasi dengan TNI AL Indonesia sejak Februari.

Bakamla Wisnu Pramandita menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada rencana pembelian kapal penjaga pantai ex Coast Guard AS seperti disebutkan di atas.

“Sampai saat ini tidak ada rencana itu,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (30/04/2021).

Ia menambahkan bahwa Bakamla memang sedang membutuhkan armada baru untuk menunjang operasinya. Namun mereka masih menunggu arahan lebih lanjut mengenai skema pengadaan armada ke depannya untuk penjagaan wilayah laut Indonesia.

“Memang kita butuh tapi belum ada arahan atau kebijakan terkait menerima hibah apalagi beli bekas,” katanya.

Sebelumnya seperti dilaporkan South China Morning Post (SCMP), penjualan USCGC Adak dan Aquidneck telah menuai kontroversi di Negeri Paman Sam. Warga AS berpendapat kapal tersebut lebih baik dimuseumkan dijual ke Indonesia mengingat nilai sejarah kapal itu yang sangat besar.

Adak sebelumnya digunakan dalam evakuasi sekitar 500.000 orang dari Lower Manhattan setelah serangan 11 September di New York. Kapal pihak 110 kaki itu juga merupakan salah satu dari empat kapal pemotong yang dikerahkan ke Irak selama invasi pimpinan AS.

Pelabuhan asal Adak ada di Sandy Hook, New Jersey. Ini pertama kali ditugaskan pada tahun 1989 dan saat ini diangkut di Bahrain. Kapal tersebut akan dinonaktifkan pada bulan Juli dan USCGC Masyarakat Sejarah Adak telah menyerukan agar kapal tersebut diubah menjadi peringatan peringatan dan museum di Tampa Bay, Florida.

Kelompok USCGC Adak Historical Society tersebut telah memulai petisi online untuk mencegah kapal tersebut dijual ke Indonesia, dan lebih dari 7.600 orang telah menandatanganinya.

Berita Sebelumnya

Duh, 11 WNI Sempat Disekap Pemilik Resto di Malaysia

Berita Selanjutnya

Dicari Pemain Fair Play di Pengelola SPAM

Berita Selanjutnya
Dicari Pemain Fair Play di Pengelola SPAM

Dicari Pemain Fair Play di Pengelola SPAM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com