BatamNow.com – Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Batam melepas 7 truk bantuan sembako untuk korban Bencana ke Provinsi Sumatera Barat, di halaman parkir BP Batam, Rabu (17/12/2025).
Ketua Umum IKSB AKBP (Purn) Maryon mengatakan bantuan ini merupakan sumbangan dari para donatur dan masyarakat Batam.
Setiap truk bermuatan 7 ton sembako terdiri dari beras, minyak, sarden, mi instan, telur, hingga susu.
“IKSB membawahi 18 kabupaten/kota. Saat ini ada 7 truk, mungkin nanti kami tambah lagi jadi 10. Rencananya kita akan berangkatkan besok karena kapalnya hari ini rusak,” ujar Maryon.
Ia juga menyampaikan Bantuan tahap awal ini hampir 50 ton dan akan bertambah lagi untuk pengiriman berikutnya.
Anggota DPRD Kota Batam, Arlon Veristo yang merupakan tokoh IKSB mengapresiasi IKSB yang menggalang dan menyalurkan bantuan untuk warga tertimpa bencana di Sumatera Barat.
“Terima kasih kepada IKSB Batam yang telah menggalang dana dan menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita di Sumatera Barat. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan jadi amal ibadah bagi yang sudah membantu, yang sudah menyumbang, sudah men-support. Untuk lancarnya bantuan ini nanti kita bagi per kecamatan yang terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelumnya sudah menyalurkan nantuan langsung ke lokasi terdampak melalui IKTD Batam yang dihimpun dari anggota DPRD Kota Batam dan dana dari masyarakat.
Arlon juga mengatakan saat ini DPRD Batam juga sedang menggalang dana untuk warga yang juga terdampak bencana di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.
“Yang jelas Sumatera Utara dan Aceh parah dan kami lagi menggalang juga untuk Aceh dan Sumatera Utara, baik di DPRD dan asosiasi pengusaha, maupun pribadi,” tambahnya.
Wali Kota Batam Amsakar Achamad yang juga Kepala BP Batam, ikut melepas bantuan dari IKSB ini dan mengapresiasi aksi solidaritas masyarakat Batam itu.
Menurutnya, Pemerintah Kota Batam telah menggelontorkan bantuan dari APBD untuk ke tiga provinsi yang mengalami bencana.
“Tatkala kita mendapatkan informasi tentang 3 provinsi ini saudara-saudara kita menghadapi bencana, kami langsung segera menggelontorkan APBD Batam Rp 7,5 miliar: Rp 2,5 miliar masing-masing untuk tiga provinsi,” jelasnya.
“Setelah itu memobilisasi Baznas dana umat untuk men-support warga yang menghadapi musibah. Saat ini yang termobilisasi melalui Dinas Sosial sudah Rp 1,2 miliar,” lanjut Amsakar.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Batam yang memiliki solidaritas terhadap masyarakat Indonensia yang terkena bencana.
“Sesungguhnya kami juga berencana dalam minggu ini ingin hadir ketiga provinsi itu. Menyerahkan secara simbolis bantuan langsung. Tapi karena rangkaian HUtT Kota Batam juga cukup padat dalam beberapa hari terakhir ini, maka kemungkinan kita akan geser setelah rangkaian ini selesai,” tambahnya. (H)




