Ilmuwan Berhasil Menghidupkan Hewan yang Dibekukan 30 Tahun Lalu - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ilmuwan Berhasil Menghidupkan Hewan yang Dibekukan 30 Tahun Lalu

17/Jun/2021 16:13
Ilmuwan Berhasil Menghidupkan Hewan yang Dibekukan 30 Tahun Lalu

Tardigrade alias beruang air.(F: KOMPAS)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Para ilmuwan berhasil menghidupkan kembali hewan yang dibekukan selama 30 tahun.

Institut Penelitian Kutub Nasional Jepang mengatakan bahwa para ilmuwan telah berhasil menghidupkan kembali hewan tardigrade yang berasal dari Antartika ini.

Tardigrade atau yang dikenal sebagai beruang air atau anak babi lumut merupakan hewan super kecil yang dapat hidup di lingkungan ekstrem (disebut eksremofil).

Mikrob ekstremofil ini tinggal di air berukuran kurang dari 1 mm dan hidup dalam kondisi ekstrem dan tidak bersahabat.

Mereka mampu memperlambat atau mematikan aktivitas metabolisme untuk jangka waktu yang cukup lama.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di majalah Cryobiology, tardigrade ditemukan di antara tumbuhan lumut di Antartika pada tahun 1983.

Mereka dipindahkan dan disimpan pada suhu minus 20 derajat Celsius, kemudian berhasil dicairkan pada Mei 2014.

Dilansir dari The Independent, Rabu (16/06/2021), telur dan hewan akhirnya berhasil dihidupkan kembali belum lama ini.

Beruang air yang terakhir mulai bergerak dan mengonsumsi makanan setelah dua minggu.

Hewan ini menelurkan total 19 telur, 14 di antaranya berhasil menetas.

Tidak ada cacat atau anomali yang dilaporkan di antara bayi baru lahir yang menetas.

Sebelumnya, tardigrade telah berhasil dihidupkan kembali setelah sembilan tahun, tetapi ini dianggap sebagai contoh menghidupkan makhluk kembali setelah 30 tahun beku.

“Penelitian ini memperluas jangka panjang kelangsungan hidup pada spesies tardigrade secara signifikan,” tulis peneliti dalam laporannya.

“Studi lebih lanjut yang lebih rinci menggunakan analisis kuantitatif dengan replikasi yang lebih besar di bawah kisaran kondisi yang terkendali akan meningkatkan pemahaman mekanisme dan kondisi yang mendasari pelestarian jangka panjang dan kelangsungan hidup hewan,” tulis peneliti dalam laporannya.(*)

Berita Sebelumnya

Hari Ini Komisi II DPRD Batam Cecar Direksi Bank Riau Kepri, BPPRD dan BPKAD

Berita Selanjutnya

Menteri KKP Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Lagi

Berita Selanjutnya
Jreng! Luhut Setop Izin Ekspor Benih Lobster

Menteri KKP Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com