Indonesia Akan Kebagian Pil Covid Merck Versi Murah Khusus untuk 105 Negara - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Indonesia Akan Kebagian Pil Covid Merck Versi Murah Khusus untuk 105 Negara

23/Jan/2022 07:58
Indonesia Akan Kebagian Pil Covid Merck Versi Murah Khusus untuk 105 Negara

Ilustrasi. (F: MERCK & CO via AP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Para produsen obat generik akan membuat versi murah dari pil Covid Merck untuk 105 negara berpenghasilan menengah ke bawah, dalam kesepakatan yang diumumkan oleh Medicines Paten Pool (MPP), organisasi yang didukung PBB, Kamis (20/01/2022).

Dilansir Kompas.com, MPP menandatangani perjanjian dengan 27 produsen untuk memproduksi pil molnupiravir untuk negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

“Ini adalah langkah penting untuk memastikan akses global ke perawatan Covid-19 yang sangat dibutuhkan dan kami yakin bahwa perawatannya akan tersedia dengan cepat di LMICs,” kata direktur eksekutif MPP Charles Gore dikutip dari AFP.

Merck memberikan lisensi kepada MPP dalam perjanjian yang diumumkan pada Oktober. MPP selanjutnya mengeluarkan sub-lisensi kepada pembuat obat generik, dalam perjanjian yang diumumkan 20 Januari.

Sub-lisensi mengizinkan produsen memproduksi bahan mentah untuk molnupiravir, dan/atau obat jadi itu sendiri.

Perusahaan-perusahaan yang terlibat tersebar di Bangladesh, China, Mesir, Yordania, India, Indonesia, Kenya, Pakistan, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Vietnam.

Sebanyak lima produsen akan fokus memproduksi bahan baku; 13 akan memproduksi bahan mentah dan molnupiravir itu sendiri; sementara sembilan hanya akan menghasilkan obat jadi.

Adapun 105 negara yang kebagian versi murah pil Covid Merck termasuk beberapa negara berpenduduk terpadat di dunia seperti India, Indonesia, Pakistan, Nigeria, Bangladesh, Ethiopia, Filipina, dan Mesir.

Pil Covid Merck Molnupiravir Kurangi Risiko Kematian

Baca Juga:  Pertamax Photo Competition Pertamina Kepri Meriahkan Hari Sumpah Pemuda

Pada Desember, Badan Obat-obatan dan Makanan AS (FDA) mengizinkan molnupiravir untuk orang dewasa yang berisiko tinggi, sehari setelah memberikan lampu hijau untuk obat serupa tetapi lebih efektif yang dibuat oleh Pfizer.

Antivirus seperti molnupiravir dan pil Paxlovid dari Pfizer bekerja dengan mengurangi kemampuan virus bereplikasi, sehingga memperlambat penyebaran penyakit.

Pil Merck diminum dalam waktu lima hari setelah timbulnya gejala. Dalam uji coba terhadap 1.400 peserta, obat ini terbukti mengurangi rawat inap dan kematian akibat Covid hingga 30 persen di antara orang-orang yang berisiko.

Merck, juga disebut MSD di luar Amerika Serikat, mengembangkan molnupiravir bersama perusahaan Ridgeback Biotherapeutics yang berbasis di Miami.

“Mempercepat akses yang luas dan terjangkau ke molnupiravir merupakan prioritas MSD sejak awal,” kata direktur kebijakan dan hubungan pemerintah MSD, Paul Schaper.

“Kami senang melihat visi ini menjadi nyata,” lanjutnya.

Royalti Penjualan Dibebaskan

Pembuat Molnupiravir tidak akan menerima royalti penjualan selama Covid-19 diklasifikasikan sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

PHEIC adalah alarm tertinggi WHO, dan komite daruratnya pekan lalu mengonfirmasi ulang status waspada pandemi tersebut.

Setelah PHEIC berakhir, royalti akan menjadi lima persen dari penjualan bersih untuk pembelian sektor publik, dan 10 persen dari penjualan bersih untuk entitas komersial. (*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Berpesta dengan 150 Wanita Cantik Rusia dan Brazil, Ini Faktanya

Berita Selanjutnya

2 Kasus Omicron RI Meninggal, Kemenkes Ingatkan Masker Penangkal Paling Ampuh

Berita Selanjutnya
Pakai Masker Usai Divaksin Bisa Lindungi Nyawa Ribuan Orang

2 Kasus Omicron RI Meninggal, Kemenkes Ingatkan Masker Penangkal Paling Ampuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com