IPW Sebut Bongkar Jaringan Narkoba Lebih Sulit Daripada Perjudian - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

IPW Sebut Bongkar Jaringan Narkoba Lebih Sulit Daripada Perjudian

02/Nov/2022 06:07
Polri Beda Pendapat Soal Konsorsium 303, IPW: Apa Polisi Tak Punya Bukti?

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. (F: Dok. Pribadi)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Membongkar jaringan perdagangan gelap narkoba lebih sulit daripada perjudian. Pasalnya, harus ditangkap kroco di bawah, lalu diminta ‘nyanyi’, baru dedengkot yang di atasnya bisa ditangkap.

Hal ini dikatakan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. “Jaringan narkoba cenderung lebih tertutup dibandingkan dengan jaringan judi,” kata Sugeng kepada BatamNow.com, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/10/2022).

Dia menjelaskan, untuk jaringan judi lebih terstruktur sehingga lebih mudah dipetakan. Adapun jaringan narkoba polanya sporadis. “Judi itu ada aktivitas setor-menyetor sehingga melibatkan banyak pihak, sementara jaringan narkoba jauh lebih tertutup,” bebernya.

Berkaca pada kasus Teddy Minahasa, lanjutnya, berangkat dari pengungkapan yang terjadi di level bawah. “Ini tidak langsung ke atas. Ditangkapnya bandar di bawah. Anak buahnya Linda, kemudian naik ke AKBP Dody, baru ke Teddy Minahasa,” tuturnya.

Dia mengatakan, bila benar Teddy terlibat, itu gegara dirinya ceroboh dalam menjalankan bisnis gelapnya. “Kalau di bawah tidak tertangkap, di atas juga tidak bisa dibongkar,” tandasnya.

Baca Juga:  Tentang PT Moya yang Tak Maksimal Melayani Pelanggan Air Minum di Batam

Sugeng juga meragukan info terkait dugaan persaingan antara jenderal yang membekingi judi dengan yang membekingi narkoba. “Tidak ada cerita itu. Untuk apa mereka para pelaku kejahatan yang berbeda saling serang. Yang ada saling melindungi. Sulit mencari korelasinya,” imbuhnya.

Demikian juga sulit dikaitkan dengan dugaan persaingan perang bintang antarjenderal demi menguasai pucuk-pucuk jabatan di tubuh Polri. “Ini sama seperti kasus narkoba lainnya, lebih kepada tindakan perseorangan,” pungkasnya. (RN)

Berita Sebelumnya

Pertandingan Porprov Kepri 2022 Dimulai, Cabor Futsal Jadi Pembukaan

Berita Selanjutnya

Tambah 3, Ini 7 Obat Sirop Mengandung EG dan DEG Melebihi Ambang Batas

Berita Selanjutnya
Tambah 3, Ini 7 Obat Sirop Mengandung EG dan DEG Melebihi Ambang Batas

Tambah 3, Ini 7 Obat Sirop Mengandung EG dan DEG Melebihi Ambang Batas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com