Istilah "Lubang Berjalan" Mencuat Saat Jalan Berlubang Bermunculan di Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Istilah “Lubang Berjalan” Mencuat Saat Jalan Berlubang Bermunculan di Batam

08/Mei/2025 13:22
Bekas Titik Banjir di Batam Masih Dipenuhi Lumpur dan Sampah, Pemko Belum Bertindak

Jalan berlubang di Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Lubang-lubang di jalanan Batam kini ibarat jebakan yang menanti kelengahan di tengah pengendara dalam keramaian lalu lalang pengendara.

Tak hanya menjangkiti jalan lingkungan, kondisi mulai memprihatinkan ini merambah hingga ke jalan-jalan arteri—lajur-lajur utama yang dibangun megah, lima jalur dua arah, namun tak lagi ramah.

Hasil pantauan BatamNow.com menunjukkan bahwa hampir di setiap sudut kota, lubang-lubang di jalan merongga menjadi pemandangan yang seolah lumrah.

Jalanan terkikis, tergerus, hingga aspal mengelupas. (Baca berita sebelumnya di BatamNow.com)

Baca Juga:  Jalan Utama di Batam Banyak Berlubang, Konstruksi Aspal Beton Dijanjikan Bertaraf Internasional

Belum ada penjelasan resmi dari Dinas Bina Marga, Pemerintah Kota Batam, maupun BP Batam mengenai penyebab kerusakan ini.

Apakah karena musim hujan yang terus mengguyur, atau sistem drainase yang tak memadai untuk menampung derasnya air?

Jalan berlubang di Kota Batam. (F: BatamNow)

Wali Kota Batam, Dr. Amsakar Achmad, belum lama ini menyentil soal lemahnya sistem drainase, terutama di tengah banjir yang menggenangi sejumlah titik di Batam. Dengan nada tenang namun bermakna, ia berujar, “Saya tidak ingin menyalahkan masa lalu”.

Kalimat itu terdengar seperti potongan puisi, lirih tapi sarat pesan.

Mungkin sebuah sindiran halus yang mungkin tertuju pada masa kepemimpinan sebelumnya, —era di mana pembangunan jalan besar-besaran dilakukan, namun diduga minim perencanaan drainase.

Tak bisa diabaikan, latar belakang Amsakar sebagai seniman memberi warna tersendiri pada narasi dan cara ia menyampaikan kritik.

Bagaimanapun, banjir dan jalan rusak bukan masalah baru—melainkan warisan yang belum terurai tuntas. Kondisi ini nyata dirasakan warga.

Kerusakan jalan aspal di Jalan Yos Sudarso, sekitaran Simpang Indomobil, Kota Batam. (F: BatamNow)

Mahidin, warga Bengkong, mengeluh, “Di mana-mana sekarang jalan berlubang, khususnya di lingkungan kami. Drainasenya juga parah.”

Pun Ruslan, warga lainnya di Nagoya, menyampaikan sindiran lebih tajam. “Titik jalan berlubang di Batam makin banyak, seolah berlomba dengan banyaknya ‘lubang berjalan’,” sindirnya mengistilahkan.

Istilah dengan tanda kutip itu sudah tak asing lagi di Batam dan banyak yang membicarakan.

Nagoya, tempat Ruslan tinggal, adalah kawasan yang tak pernah benar-benar tidur. Di balik gemerlap lampu malam dan deretan tempat hiburan komersial, ada ketimpangan yang menganga—tak hanya pada infrastruktur jalan, tapi juga dalam wajah kota yang bertabur wanita penghibur dan pemandu lagu yang menemani malam-malam yang larut yang diistilahkannya tadi.

Kerusakan di Jalan Yos Sudarso sebelumnya, lalu ditambal. Namun kini bagian lain mengalami kerusakan. (F: BatamNow)

Warga Batam yang taat membayar pajak kendaraan berharap jalan yang layak sebagai timbal balik.

Namun kenyataan berkata lain: roda kendaraan berderak, suspensi berteriak, dan “lubang berjalan” seolah menjadi ranjau tersembunyi, terutama saat malam menjelang di berbagai tempat hiburan kota ini yang banyak melanggar ketentuan dan peraturan. (Red)

Berita Sebelumnya

Danyonif 136 Sambut Hangat Pengurus SMSI Kepri dan Kota Batam

Berita Selanjutnya

Dalam Tiga Hari, Aparat Gabungan Tangkap Dua Kurir Sabu di Pelabuhan dan Bandara

Berita Selanjutnya
Dalam Tiga Hari, Aparat Gabungan Tangkap Dua Kurir Sabu di Pelabuhan dan Bandara

Dalam Tiga Hari, Aparat Gabungan Tangkap Dua Kurir Sabu di Pelabuhan dan Bandara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com