Isu Pejabat BP Batam Terlibat Mafia Lahan Kembali Mencuat, Plt Kabiro Humas Membantah - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Isu Pejabat BP Batam Terlibat Mafia Lahan Kembali Mencuat, Plt Kabiro Humas Membantah

18/Mei/2025 17:53

Gedung BP Batam di Batam Center. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Isu klasik dugaan keterlibatan pejabat Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam praktik mafia lahan kembali mencuat.

Kali ini, sebuah unggahan di media sosial TikTok menuding Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan jajarannya tunduk kepada mafia lahan.

Unggahan yang sudah 12 ribu kali ditonton itu per Minggu (18/05/2025), menyulut kembali sorotan publik yang sejak lama menilai ada dugaan kolaborasi antara oknum di internal BP Batam dan pihak luar dalam pengaturan alokasi lahan secara tidak prosedural.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI tahun 2024 lalu, sejumlah anggota dewan bahkan telah mengecam keras pimpinan BP Batam terkait dugaan manipulasi proses alokasi lahan melalui mekanisme buka-tutup sistem permohonan.

Bahkan, Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas BP Batam sempat disorot oleh anggota DPR Andre Rosiade atas dugaan turut “cawe-cawe” dalam persoalan lahan di tengah maraknya sorotan mafia lahan di BP Batam.

Kembali ke video yang beredar di media sosial, pengunggah menarasikan bahwa Amsakar Achmad diduga mengabaikan rekomendasi Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Selain itu, disebut pula bahwa kekuatan mafia lahan melemahkan lembaga peradilan, termasuk Pengadilan Tinggi Tanjungpinang, dalam kasus sengketa lahan di Hotel Pura Jaya, Nongsa.

Tak hanya itu, pengunggah juga meminta Komisi Yudisial turun tangan, bahkan menyebutkan kemungkinan adanya “bagi-bagi besar” di balik mafia lahan.

BP Batam Membantah

Menanggapi tudingan tersebut, BP Batam melalui Plt Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, membantah keras keterlibatan Kepala BP Batam dalam praktik mafia lahan.

Baca Juga:  Mabes Polri Bilang Tak ada Korban Luka, 8 Warga Rempang Ditangkap

“Tidak benar bahwa Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad, beserta jajaran terlibat, tunduk, ataupun memberikan perlindungan kepada pihak-pihak yang disebutkan di dalam video tersebut,” ujar Ariastuty, Kamis (15/05).

Ia menegaskan, apabila terbukti ada pejabat internal yang terlibat, BP Batam akan segera mengambil tindakan tegas.

Ia juga menyatakan komitmen lembaga untuk terus bersikap transparan dan kooperatif kepada publik.

Namun, pernyataan tersebut dinilai berbanding terbalik dengan sikap Amsakar saat dimintai konfirmasi terkait aktivitas land clearing dan cut and fill di kawasan Bukit Hotel Vista yang tengah menjadi sorotan masyarakat.

Saat dikonfirmasi wartawan, Amsakar enggan menjawab secara terbuka. “Udahlah. Awak tanya saja ke orang sana. Bagus tanya ke Hotel Vista,” ujarnya singkat kepada wartawan BatamPos, Rabu (14/05/2025).

Laporan ke Polisi Masih Tanda Tanya

Meski menyebut informasi di media sosial sebagai hoaks, hingga kini bantahan ditayangkan BP Batam masih sebatas di media.

Permintaan konfirmasi dari BatamNow.com kepada Ariastuty Sirait terkait langkah hukum juga belum mendapat tanggapan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada kejelasan apakah BP Batam akan menindaklanjuti tudingan tersebut melalui jalur hukum, atau cukup dengan bantahan di media.

Ketua DPP Kepri LI-Tipikor, Panahatan SH, turut menyoroti inkonsistensi sikap Humas BP Batam. “Lain di bibir, beda di hati. Terkesan tertutup dalam komunikasi publik,” ujarnya.

Hingga Minggu (18/05) pukul 18.00 WIB, video di Tiktok itu sudah ditontin 12 ribu kali, mendapat 37 komentar, 224 suka, dan 61 kali dibagikan. Pengunggah bahkan menandai langsung akun Amsakar Achmad di platform tersebut. (A/Red)

Berita Sebelumnya

Kala Rilis BP Batam Terbantahkan: Dari Batu Ampar hingga RSBP

Berita Selanjutnya

Kalung Emas WN Singapura Dirampas di Nagoya, Pelaku Ditangkap Polisi di Bida Ayu

Berita Selanjutnya
Kalung Emas WN Singapura Dirampas di Nagoya, Pelaku Ditangkap Polisi di Bida Ayu

Kalung Emas WN Singapura Dirampas di Nagoya, Pelaku Ditangkap Polisi di Bida Ayu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com