Kasus Varian Baru Covid-19 di China Melonjak Dobel - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kasus Varian Baru Covid-19 di China Melonjak Dobel

by BATAM NOW
10/Jan/2021 21:54
Penyebaran Virus Corona di Dunia Capai 28 Juta, Indonesia 3861 Kasus, Kota Batam Bertambah 25, Total 895 Orang Positif Covid 19

Petugas membawa pasien Corona yang semakin membludak. (F: YouTube/ South China Morning Post)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Jumlah temuan kasus infeksi varian baru Covid-19 di Provinsi Hubei, China bertambah pada Minggu (10/01/2021) menjadi 69 kasus baru.

Hal tersebut mendorong pemerintah setempat untuk mengambil sejumlah langkah penanganan guna menekan laju penyebaran virus baru agar tidak meluas.

Dilansir CNNIndonedia.com, berdasarkan data yang dihimpun AFP, jumlah kasus infeksi varian baru Covid-19 di Hubei hingga Sabtu (09/01) bertambah 36 kasus baru sehingga total  keseluruhan infeksi varian baru Covid-19 di China menjadi 69 kasus.

Hal ini mendorong pemerintah China mendorong sejumlah aturan baru. Di antaranya memperketat pergerakan warga di tempat publik hingga mewajibkan pengemudi taksi dan ojek online untuk memindai kode kesehatan penumpang sebelum menaiki armada mereka.

Pejabat kesehatan Hubei, Pang Xinghuo menyatakan aturan baru ini dilakukan setelah pemerintah menemukan kasus baru bersumber dari seorang pengemudi ojek daring di Beijing.

Menurut pejabat transportasi Beijing, Rong Jun, mengatakan pemerintah China bahkan telah menjatuhi denda kepada 96 pengemudi aplikasi ojek daring, Didi dengan total 1 juta yuan atau senilai Rp2,1 miliar karena tidak menerapkan tindakan pencegahan virus Corona dengan tepat, seperti lalai mengenakan masker.

Sementara itu, dalam buletin harian Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan 21 kasus infeksi baru yang muncul adalah kasus impor atau dari luar negeri.

Atas temuan tersebut, pemerintah China berusaha menahan infeksi yang meningkat pemerintah dengan membatasi keluar masuk kendaraan dari luar kota. Seperti di kota Shijiazhuang pemerintah melarang semua kendaraan meninggalkan kota dan menghentikan jadwal operasional transportasi umum.

Sebelumnya pemerintah China memutuskan memberlakukan penguncian wilayah (lockdown) di dua kota di selatan Beijing yaitu Shijiazhuang dan Xingtai di Provinsi Hebei. Lockdown diberlakukan setelah muncul laporan lonjakan infeksi virus corona di kedua kota tersebut.(*)

Berita Sebelumnya

RS Polri Terima 7 Kantong Jenazah, Identifikasi Mulai Besok

Berita Selanjutnya

Keluarga Laskar FPI yang Tewas Gugat Bareskrim ke Pengadilan

Berita Selanjutnya
Keluarga Laskar FPI yang Tewas Gugat Bareskrim ke Pengadilan

Keluarga Laskar FPI yang Tewas Gugat Bareskrim ke Pengadilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com