BatamNow.com – Jenazah Andrew Kristian Paranata Sirait (20) kini disemayamkan di rumahnya dan akan dikebumikan di TPU Sei Temiang, Minggu (10/10/2021) sekira pukul 14.00.
Pantauan BatamNow.com, ratusan orang dari pihak keluarga dan warga datang melayat ke rumah duka di Tembesi Lestari RT 06/ RW 03, Batu Aji, Batam.
Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Batam Martua Susanto Manurung kepada BatamNow.com menjelaskan Andri -panggilan akrabnya-, adalah anak dari seorang anggota ormas yang ia pimpin itu.
Pihak PBB juga sedari awal ikut melakukan pendampingan kepada keluarga almarhum.
Terkait penyelidikan penyebab kematian Andri, Martua mengatakan pihaknya akan mengawal dan menyerahkan kepada kepolisian.
“Kita berharap polisi cepat mengungkap ini karena diduga kematian Andri ada tindak kekerasan,” ujar Martua, Minggu (10/10).
“Untuk masyarakat, marilah kita tetap menjaga Kamtibmas terkhusus untuk pemuda, supaya Batam ini tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Ditemukan dengan Kondisi Mengenaskan
Diberitakan media ini sebelumnya, Andri ditemukan tergeletak meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan di sekitaran tempat pembuangan sampah di belakang halte Simpang Traffic Light Putri Hijau, Batu Aji.
Pada wajah Andri terdapat bercak darah yang keluar dari hidungnya, lalu kelopak mata serta bibirnya tampak menghitam. Dari mulutnya tampak keluar busa berwarna kekuningan.
Orangtua Andri yang mengetahui kejadian itu langsung membawa anaknya ke RSUD Embung Fatimah.
Pengakuan sang ayah, Juned Sirait bahwa Andri masih sempat ditangani di rumah sakit namun nahas nyawanya tak bisa diselamatkan.
Ibunya, Mastiur Manurung menjelaskan anak sulung dari 2 bersaudara itu terakhir di rumah pada Rabu (06/10) lalu. Setelah itu pergi dan tidak pernah lagi pulang ke rumah hingga kejadian nahas itu.
“Dia sama teman-temannya mengamen, kadang mencuci motor,” ujar Mastiur, Sabtu (09/10).
Kejadian yang menimpa Andri ini telah dilaporkan ke Polsek Batu Aji pada Sabtu (09/10) dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Laporan polisi itu bernomor LP/B/117/X/2021/SPKT/POLSEK BATU AJI/ POLRESTA BARELANG/ POLDA KEPULAUAN RIAU.
Sementara sehari sebelumnya, Kapolsek Batu Aji Kompol Daniel Ganjar Kristanto mengatakan ke BatamNow.com bahwa pihaknya tengah mendalami penyebab kematian Andri.
“Mungkin dari hasil autopsi itu kita bisa mengevaluasi korban ini meninggal karena apa. Selain itu kami sedang mendalami bukti-bukti dan memanggil saksi-saksi yang ada,” ujarnya, Sabtu (09/10) malam.
Namun hingga kini, belum diketahui hasil autopsi itu. Dikonfirmasi pada Minggu (10/10) siang, melalui pesan WhatsApp dan telepon Kapolsek Batu Aji belum merespons.(Hendra)

