Kemenkes: Booster Vaksin Sifatnya Pilihan, Bukan Kewajiban - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kemenkes: Booster Vaksin Sifatnya Pilihan, Bukan Kewajiban

04/Jan/2022 15:10
Kemenkes Tegaskan Belum Ada Vaksin Corona untuk Usia di Bawah 18 Tahun

Jubir Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi. (F: Youtube/ Sekretariat Presiden)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan program booster vaksin Covid-19 atau penyuntikan vaksin dosis ketiga bisa dilakukan pada 12 Januari 2022.

Dilansir CNBCIndonesia.com, Juru Bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemberian vaksin booster tidak diwajibkan.

“Tentunya vaksinasi booster adalah pilihan. Jadi sifatnya adalah tambahan kekebalan bagi masyarakat yang tentunya akan mengakses vaksinasi tambahan dosis III ini,” ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Selasa (04/01/2022).

Ia menjelaskan hal ini karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menganjurkan untuk pemberian vaksin booster karena banyaknya warga dunia yang belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua.

“Sementara upaya untuk mencapai kekebalan kelompok agar bisa keluar dari pandemi ini adalah bagaimana semua orang mendapatkan dosis I dan II secara lengkap terlebih dahulu, baru kemudian penambahan kekuatan dengan vaksinasi dosis III. Jadi ini sifatnya bukan kewajiban dosis ketiga, tapi merupakan tambahan,” tegas Nadia.

Lebih lanjut, menurut dia, hal yang paling utama adalah dapat keluar dari situasi pandemi dan menuju kondisi endemi. Untuk itu, menyelesaikan vaksinasi dosis I dan dosis II masih menjadi prioritas.

Baca Juga:  Nama Hampir Sama, Ansar ke Amsakar: Kalau Berpasangan Mudah Milihnya

“Kita tidak tahu dalam beberapa bulan, kalau kita lihat seperti di Afrika Selatan yang awalnya merupakan puncak tertinggi dari kasus Omicron, saat ini mereka sudah turun. Memang cepat sekali. Artinya kunci utama itu bagaimana kekebalan bersama harus segera dibentuk,” ujar dia.

Dengan terciptanya kekebalan kelompok, kata dia, masyarakat tidak akan memberikan celah bagi virus Covid-19 untuk bermutasi dan menularkan ke banyak orang lain.

“Nanti ke depan apakah dosis vaksin jadi kewajiban atau nanti bisa saja vaksin harus diulang setiap tahunnya, bukan hanya pemberian booster,” kata Nadia. (*)

Berita Sebelumnya

Imbas Pengoperasian AGS Timbulkan Kemacetan, Direktur Badan Usaha Pelabuhan Klarifikasi

Berita Selanjutnya

Kontradiktif, Presiden Jokowi Kerja Cepat, Anak Buahnya di Kemendagri Kerja Super Lelet

Berita Selanjutnya
Bungkam Soal Sekdaprov Kepri, Dirjen Otda ‘Lempar Bola’ ke Mendagri

Kontradiktif, Presiden Jokowi Kerja Cepat, Anak Buahnya di Kemendagri Kerja Super Lelet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com