Kemenkes: Subvarian XBB dan BQ1 Dominasi 90 Persen Kasus Covid di Indonesia - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kemenkes: Subvarian XBB dan BQ1 Dominasi 90 Persen Kasus Covid di Indonesia

by BATAM NOW
04/Des/2022 14:45
Pakai Masker Usai Divaksin Bisa Lindungi Nyawa Ribuan Orang

Ilustrasi penggunaan masker di keramaian. (F: SCMP.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril menyampaikan bahwa subvarian Omicron yakni XBB dan BQ.1 kini mendominasi, bahkan mencapai 90 persen kasus Covid-19 di Indonesia.

Menurut Syahrilmutasi subvarian XBB dan BQ.1 kini juga telah menggeser subvarian BA5 yang beberapa waktu lalu sempat menjadi subvarian virus yang paling mendominasi di Indonesia.

Dilansir Bisnis.com, peningkatan jumlah kasus akibat XBB dan BQ.1 telah terjadi sejak 10 Oktober 2022 lalu.

“Per akhir November 2022, sudah terlihat XBB dan BQ.1 sudah 90 persen proporsinya dari 100 persen, sementara BA.5 tinggal 10 persen saja. Hampir 100 persen proporsi varian adalah XBB maupun BQ.1,” terang Syahril dalam konferensi pers daring dikutip Minggu (04/12/2022).

Meskipun demikian, Syahril menilai kenaikan kasus akibat subvarian XBB dan BQ.1 adalah sesuatu yang wajar.

Alasannya adalah karakter dua subvarian tersebut memiliki kemampuan penularan yang lebih cepat jika dibandingkan dengan berbagai varian Covid-19 sebelumnya.

Namun, dia menyebutkan bahwa kedua subvarian tersebut hanya akan menyebabkan gejala ringan pada pasien Covid-19 dan tidak menimbulkan perburukan gejala.

Baca Juga:  Tak Mau Berhubungan Badan, Siram Istri dengan Air Panas Lalu IB Dituntut 4 Tahun Penjara

Kendati demikian, tingginya tingkat penularan yang disebabkan oleh XBB maupun BQ.1, membuat masyarakat harus terus mewaspadai potensi terinfeksi virus Covid-19 terutama pada periode libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Untuk itu, Kemenkes kembali mengimbau masyarakat untuk dapat segera melakukan program vaksinasi Covid-19 yang hingga saat ini masih disediakan secara gratis oleh pemerintah.

Pemberian vaksin sendiri telah menjadi salah satu mitigasi risiko yang dapat dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Vaksinasi ini menjadi bagian upaya atau strategi kita dalam mencapai akhir pandemi. Di samping kita harus selalu senantiasa mengkomunikasikan risiko-risiko pada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 masih ada di sekitar kita,” tutur Syahril. (*)

Berita Sebelumnya

Mulai 2023, Vaksin Polio Bayi Akan Diberikan 2 Kali di Seluruh Provinsi

Berita Selanjutnya

Mau Turunkan Kadar Kolesterol? Coba Minum 5 Rebusan Dedaunan Ini

Berita Selanjutnya
Mau Turunkan Kadar Kolesterol? Coba Minum 5 Rebusan Dedaunan Ini

Mau Turunkan Kadar Kolesterol? Coba Minum 5 Rebusan Dedaunan Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com