Ketua Komisi VIII DPR: Tak Baik Sweeping Rumah Makan saat Ramadan, Saling Menghargai Saja - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ketua Komisi VIII DPR: Tak Baik Sweeping Rumah Makan saat Ramadan, Saling Menghargai Saja

by BATAM NOW
20/Feb/2026 21:38
Jokowi Tegaskan Larangan Buka Puasa Bersama Hanya untuk Internal Pemerintah, Bukan Masyarakat Umum

Ilustrasi. (F: Shutterstock)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan tidak setuju dengan praktik sweeping rumah makan selama bulan Ramadan. Ia menilai tindakan tersebut tidak tepat dan justru berpotensi mengganggu harmoni sosial di masyarakat.

Menurut Marwan, puasa merupakan ibadah yang bersifat personal sehingga tidak semua orang memiliki kewajiban yang sama untuk menjalankannya. Karena itu, ia menekankan pentingnya saling menghargai antarwarga.

“Saling menghargai saja. Nah sweeping ini belum tentu dapat dipastikan orang yang makan di situ orang yang puasa. Tapi kita harap bagi yang tidak puasa jangan pamer. Kalau pamer nanti menimbulkan emosi. Karena itu sebetulnya sweeping ini tidak baik lah,” ujarnya.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang. (F: BatamNow)

Pernyataan itu disampaikan Marwan dalam wawancara doorstop dengan wartawan usai kunjungan kerja reses ke Provinsi Kepulauan Riau, bertempat di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Jumat (20/02/2026).

Marwan juga menyoroti bahwa sweeping tidak bisa memastikan apakah orang yang makan memang sedang meninggalkan kewajiban puasa atau memiliki alasan tertentu.

Menurutnya, tantangan selama Ramadan justru seharusnya memperkuat keimanan, bukan memicu tindakan represif di masyarakat.

“Itu anggap saja menambah kekuatan iman kita dan bertambah pahala. Semakin banyak tantangan, semakin kuat kita menahan, semakin banyak pahalanya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa praktik sweeping justru kontraproduktif dalam membangun kehidupan sosial yang rukun.

“Imbauan kita, saling menjaga, bagi yang tidak berpuasa tidak perlu pamer. Kalau makan, makan saja lah,” pinta Marwan.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki juga pernah mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan sweeping selama Ramadan.

Ia menegaskan bahwa penertiban ketertiban umum merupakan kewenangan aparat pemerintah, bukan kelompok masyarakat.

Menurutnya, Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat pengendalian diri, toleransi, dan saling menghormati. Ia mengimbau masyarakat untuk mengedepankan pendekatan persuasif serta menjaga suasana ibadah tetap kondusif tanpa tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.

Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menghormati keberagaman selama Ramadan, sehingga suasana ibadah dapat berlangsung aman dan damai. (H)

Berita Sebelumnya

Siapa yang Bertanggung Jawab Pengelolaan Air Minum Perpipaan di Batam? Baca Tuntas

Berita Selanjutnya

Satu Tahun Kepemimpinan ASLI: Apakah Pertumbuhan Itu Sudah Dirasakan Seluruh Warga?

Berita Selanjutnya
Kenaikan Tarif Parkir, Rikson Tampubolon: Kita Harus Menyoal, Bila Perlu Membuat Petisi

Satu Tahun Kepemimpinan ASLI: Apakah Pertumbuhan Itu Sudah Dirasakan Seluruh Warga?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com