Lagi-lagi Warga Rempang Diteror, Ishak: Perjuangan Kami Tak Surut - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Lagi-lagi Warga Rempang Diteror, Ishak: Perjuangan Kami Tak Surut

16/Okt/2024 06:48
Lagi-lagi Warga Rempang Diteror, Ishak: Perjuangan Kami Tak Surut

Spanduk berisi pesan penolakan penggusuran Rempang Eco-City, dirusak orang tak dikenal. (F: Dok. Warga)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Teror terhadap warga Pulau Rempang, Batam datang berulang dari orang tak dikenal (OTK).

Kali ini, lagi-lagi beberapa spanduk dan baliho berisi pesan perjuangan masyarakat Pulau Rempang yang menolak rencana penggusuran, kembali dirusak.

Warga mengetahui rusaknya spanduk dan baliho yang tersebar di beberapa titik kampung di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Pulau Rempang ini, pada Selasa (15/10/2024) pagi.

Rusaknya atribut yang berisi pesan penolakan warga Pulau Rempang atas rencana penggusuran yang mengancam eksistensi ruang hidup mereka ini, sudah terjadi berkali-kali.

Warga pun mengaku heran, karena perjuangan mereka dalam mempertahankan kampung adalah perjuangan konstitusi dan tidak memusuhi siapa pun.

“Bingung juga kami, karena kami tidak ada bermusuhan dengan siapa-siapa, perjuangan kami itu perjuangan konstitusi. Tapi perusakan ini seperti memancing untuk warga marah,” kata Koordinator Umum Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (AMAR), Ishak, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga, Ishak menjelaskan spanduk yang rusak berada di pos jaga masyarakat di Kampung Sungai Buluh dan Kampung Sembulang Pasir Merah. Spanduk berbagai ukuran itu koyak hampir di semua sisi, merusak semua pesan yang ada pada spanduk tersebut.

Sebelumnya, baliho yang berisi pesan serupa juga terbakar sebagian pada Sabtu (31/08/2024). Tidak itu saja, warga juga mendapati upaya pembakaran LS Board di tiang listrik di Kampung Sembulang Hulu saat itu.

Kolase foto. Warga Rempang menunjukkan bekas pembakaran spanduk ‘Tolak PSN Rempang Eco-City’ dan LS Board listrik di dekat Kampung Sembulang Hulu, Sabtu (31/08/2024). (F: Dok. Warga)

Pada 4 September 2024, baliho bertuliskan “TOLAK PENGGUSURAN/PENGGESERAN” di Kampung Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang juga rusak. Sebagian besar tulisan dalam baliho tersebut hilang. Menyisakan beberapa huruf saja.

Kemudian, baliho berisi tulisan “Tolak PSN Rempang Eco City” yang dipasang warga di kawasan Kampung Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang di Pulau Rempang, juga diketahui rusak pada Jumat (13/09/2024) pagi.

Lebih lanjut, Ishak mengatakan pihaknya bersama warga Pulau Rempang akan berupaya agar rusaknya spanduk-spanduk ini tidak lagi terulang.

“Perusakan spanduk milik warga ini adalah bentuk teror dan sudah terjadi berulang. Kami akan cari tahu siapa pelakunya,” tegas Ishak.

Meskipun demikian, teror tersebut tidak mengganggu perjuangan warga Rempang menolak penggusuran akibat PSN Rempang Eco-City ini. Warga akan terus bertahan demi menjaga ruang hidup yang dititipkan nenek moyang mereka sejak ratusan tahun lalu itu.

Sani Rio, salah satu warga Pulau Rempang, mengatakan perjuangan masyarakat Pulau Rempang menjaga kampung mereka, adalah perjuangan menjaga tetap eksisnya sejarah yang telah dibangun oleh nenek moyang mereka sebelumnya.

Perjuangan masyarakat menjaga kampung ini, juga menjadi perjuangan untuk menghadirkan ruang hidup untuk anak dan cucu mereka di masa mendatang. (*/red)

Berita Sebelumnya

Soroti Permasalahan Banjir Batam, Pemerhati Kebijakan Publik Rikson Tampubolon: Perlu Evaluasi Total Sistem Drainase

Berita Selanjutnya

Dugaan Pemalsuan Toko Singapura di Balik IMEI Bermodus Diisukan Tercium Polisi Singapura

Berita Selanjutnya
Hai Para Joki IMEI di Batam Hati-hati Bisa Diperas, Liburan Gratis Hanya Omon-omon dari Calo

Dugaan Pemalsuan Toko Singapura di Balik IMEI Bermodus Diisukan Tercium Polisi Singapura

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com