"Opera Sabun" Makin Banyak di Batam, Ini Bukan Tentang Teater - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

“Opera Sabun” Makin Banyak di Batam, Ini Bukan Tentang Teater

by BATAM NOW
04/Mei/2025 16:13
“Opera Sabun” Makin Banyak di Batam, Ini Bukan Tentang Teater

Outlet Opera Sabun di kawasan Pasar Mitra Raya 2, Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

Catatan Redaksi

BatamNow.com – Di Kota Batam kini bermunculan “opera sabun”.

Tapi jangan salah paham—ini bukan tentang panggung teater atau drama televisi klasik.

Istilah “opera sabun” yang kini ramai diperbincangkan justru merujuk pada menjamurnya usaha laundry atau jasa cuci pakaian berbasis mesin yang tumbuh pesat di kawasan perkotaan, termasuk di Batam.

Aktivitas konsumen menggunakan jasa cuci ekspres di outlet Opera Sabun, kawasan Mega Legenda, Kota Batam. (F: BatamNow)

Kemunculan nama ini secara tidak langsung mengingatkan kita pada era kejayaan serial drama televisi atau radio tahun 1980-an, yang dikenal sebagai soap opera.

Asal Usul Istilah “Opera Sabun”

Sebagaimana dikutip BatamNow.com dari berbagai sumber, istilah soap opera (opera sabun) berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20.

“Opera”, karena bentuk narasinya yang panjang dan berkelanjutan, menyerupai struktur teater opera.

“Sabun”, karena pada masa awalnya, sponsor utama program-program ini adalah perusahaan sabun, seperti Procter & Gamble, yang menyasar ibu rumah tangga melalui program radio.

Sejarah singkat “soap opera” dimulai sejak tahun 1930-an.

Pertama kali muncul sebagai drama radio, seperti The Guiding Light.

Lalu 1950-an dan seterusnya: Berpindah ke televisi, menjadi fenomena budaya dengan judul-judul seperti General Hospital, Days of Our Lives, dan As the World Turns.

As the World Turns, slah satu judul opera sabun (soap opera) asal Amerika Serikat. (F: net)

Di Indonesia format ini berkembang dalam bentuk sinetron panjang seperti Tersanjung, Cinta Fitri, dan lainnya.

Ciri-Ciri khas opera sabun di mana alur cerita berlapis dan tidak pernah tuntas. Fokus pada drama keluarga, cinta, pengkhianatan, hingga konflik pribadi.

Karakter bisa bertahan puluhan tahun.

Sering berakhir dengan cliffhanger, membuat penonton terus menanti.

Berbeda dengan opera panggung klasik yang menyuguhkan pertunjukan musikal, opera sabun adalah drama naratif penuh intrik tanpa unsur nyanyian.

Dari Layar Kaca ke Mesin Cuci

Kini, istilah “opera sabun” mendapat makna baru di Batam.

Bukan lagi tentang kisah keluarga di layar kaca, melainkan solusi bagi keluarga urban yang sibuk: usaha laundry modern.

Salah satu contohnya dapat ditemukan di kawasan pertokoan dekat Pasar Mitra Raya 2, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota. Tak jauh dari Apartemen Pollux Habibie.

Outlet Opera Sabun di kawasan Pasar Mitra Raya 2, Kota Batam. (F: BatamNow)

Usaha pelayanan laundry ekspres otomatis bernama “Opera Sabun” ramai dikunjungi warga untuk mencuci pakaian dengan layanan cepat dan praktis.

Penelusuran media ini di laman operasabun.id, jasa laundry itu punya outlet di 5 kota utama di Indonesia: Batam, Jakarta, Yogyakarta, Medan, dan Pekanbaru. Dengan model bisnis kemitraan (franchise), kini ada 38 outlet Opera Sabun se-Indonesia.

Di Batam saja ada belasan outlet yang tersebar mulai dari Seraya, BSC Bengkong, Sei Panas, Cikitsu, Windsor, Mitra Raya, Aviari, Perumnas, Nato, Melcem, Tiban, Sadai, Botania, dan Mega Legenda. Disebutkan, semuanya beroperasional 24 jam.

Outlet Opera Sabun di kawasan Mega Legenda, Kota Batam. (F: BatamNow)

Fenomena Perkotaan

Seperti halnya drama keluarga dalam opera sabun klasik, keberadaan usaha laundry ini juga beririsan dengan ritme hidup keluarga urban, yang menuntut efisiensi waktu dan kenyamanan.

Dalam dunia nyata, “opera sabun” di Batam bukan sekadar layanan cuci mencuci yang tak lepas dari bahan sabun tapi juga bagian dari gaya hidup praktis masyarakat kota.

Jadi, jika Anda mendengar istilah “opera sabun” di Batam hari ini—jangan bayangkan adegan air mata di ruang tamu keluarga. Yang ada justru deru mesin cuci dan aroma segar pakaian bersih siap pakai. (Red)

Berita Sebelumnya

Pembangunan Terminal 2 Mandek, Terminal 1 Bandara Hang Nadim Batam Kian Modern dan Estetis

Berita Selanjutnya

Jalan Utama di Batam Banyak Berlubang, Konstruksi Aspal Beton Dijanjikan Bertaraf Internasional

Berita Selanjutnya
Jalan Utama di Batam Banyak Berlubang, Konstruksi Aspal Beton Dijanjikan Bertaraf Internasional

Jalan Utama di Batam Banyak Berlubang, Konstruksi Aspal Beton Dijanjikan Bertaraf Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com