Panas-panasi Aksi Rusuh, Twitter 'Bungkam' Donald Trump - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Panas-panasi Aksi Rusuh, Twitter ‘Bungkam’ Donald Trump

by BATAM NOW
07/Jan/2021 10:14
Trump Marah-marah Telepon Para Gubernur dari Partai Republik

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (F: AFP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Twitter telah mengunci akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama 12 jam setelah ngetweet yang memberikan dukungan pada aksi kekerasan di Gedung Capitol, Washington.

Dilansir detikcom, Twitter akan meminta Trump menghapus beberapa tweet yang berusaha mendelegitimasi hasil pemilihan presiden setelah para pendukungnya menyerbu gedung DPR AS pada Rabu petang (06/01/2021) waktu setempat.

Jika Trump tidak menghapus, akunnya akan tetap ditangguhkan tanpa batas waktu. Jika masih tetap melanggar kebijakan, akunnya bakal ditangguhkan secara permanen.

“Ini berarti akun @realDonaldTrump akan dikunci selama 12 jam setelah penghapusan Tweet ini. Jika Tweet tidak dihapus, akun tersebut akan tetap terkunci,” ujar Twitter.

Sebelumnya Twitter memblokir beberapa postingan Trump agar tidak dibagikan, dengan alasan “risiko kekerasan”.

Ketika para pendukungnya berkumpul memprotes pengesahan hasil pemilu 3 November, Trump dalam tweet-nya menuduh Wakil Presiden Mike Pence kurang ‘keberanian untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan’.

Dalam video yang dia bagikan di media sosial, Trump mendesak para pendukungnya untuk ‘pulang’. Tetapi dia juga memberikan legitimasi pada kebohongan yang memicu upaya kerusuhan, menyebut pemilu tersebut ‘dicuri’ dan memberi tahu massa yang marah, ‘kami cinta kamu’.

Kemudian pada hari Rabu, Trump kembali secara keliru mengklaim ‘kemenangan pemilihan’-nya dan ‘dengan kejam’ dilucuti.

Selain Twitter, Facebook dan YouTube juga telah menghapus sebuah kiriman video dari akun Trump di mana dia memuji para pengunjuk rasa.

Diberitakan sebelumnya demo pendukung Donald Trump saat kongres melakukan proses pengesahan kemenangan Joe Biden di Piplres AS berlangsung ricuh. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang rusuh di Gedung Capitol, Washington DC.

Dilansir Reuters, massa perusuh membalikkan barikade dan bentrok dengan polisi saat mencoba masuk ke dalam gedung Capitol AS. Berdar informasi bentrok itu menelan satu korban jiwa.

Aparat kepolisian setempat mendorong para perusuh keluar dari Gedung Capitol menggunakan granat kejut atau flashbang.

Dilansir dari BBC, wartawan di dalam gedung melaporkan sejumlah anggota parlemen bertepuk tangan ketika otoritas keamanan Gedung Capitol menyampaikan insiden di halaman gedung parlemen AS tersebut. Bahkan, muncul teriakan “Kami ingin Trump” di koridor gedung. Selanjutnya seluruh anggota kongres dan senat diungsikan ke tempat khusus.(*)

Berita Sebelumnya

Satu Tewas Tertembak Saat Massa Trump Serbu Gedung Kongres

Berita Selanjutnya

Dekopinda Batam Miliki Kartu ATM Edisi Khusus Koperasi dan UMKM

Berita Selanjutnya
Dekopinda Batam Miliki Kartu ATM Edisi Khusus Koperasi dan UMKM

Dekopinda Batam Miliki Kartu ATM Edisi Khusus Koperasi dan UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com