Satu Tewas Tertembak Saat Massa Trump Serbu Gedung Kongres - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Satu Tewas Tertembak Saat Massa Trump Serbu Gedung Kongres

by BATAM NOW
07/Jan/2021 06:56
Satu Tewas Tertembak Saat Massa Trump Serbu Gedung Kongres

Massa pendukung Presiden AS Donald Trump menyerbu Gedung Kongres di Washington D.C. (F: Global News)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Seorang wanita tewas tertembak saat massa pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerbu masuk ke Gedung Kongres di Capitol Hill, Washington D.C, Amerika Serikat pada Rabu petang (06/01/2021) waktu setempat.

Wanita tersebut dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit. Hal tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Departemen Kepolisian Metropolitan.

“Ya, wanita dewasa yang ditembak di dalam Capitol dan meninggal di rumah sakit daerah,” kata Juru Bicara Kepolisian Dustin Sternbeck kepada CNN. Menurut dia saat ini tim masih menyelidiki insiden tersebut

Dilansir CNNIndonesia.com, pendukung Donald Trump melakukan demonstrasi saat kongres mengesahkan kemenangan Joe Biden di pemilihan presiden (Piplres) AS. Unjuk rasa berlangsung ricuh. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Sebagaimana diberitakan AFP, massa pendukung Trump itu sampai saat ini masih tertahan di luar ruang sidang.

Menurut sumber seorang anggota Kongres AS, petugas kepolisian pengamanan obyek vital langsung bersiaga dengan mencabut senjata api mereka ketika massa Trump hendak menerobos ke ruang sidang.

Sumber itu mengatakan para pendukung Trump terus menggedor-gedor pintu masuk ruang sidang yang dikunci.

“Petugas keamanan Kongres dan kepolisian ibu kota bersiaga dengan memegang senjata api, sementara para pengunjuk rasa terus menggedor pintu. Kami diminta mengenakan masker gas air mata dan tiarap,” kata sumber itu.

Petugas keamanan Kongres dilaporkan menembakkan gas air mata untuk memaksa para pendukung Trump keluar dari Gedung Kongres.

Situasi yang mencekam itu membuat Kongres memutuskan melakukan reses sidang pengesahan hasil pilpres.

Trump, mengajak para pendukungnya untuk melakukan unjuk rasa damai dan tidak terpancing dengan provokasi sehingga akan memicu kerusuhan.(*)

Berita Sebelumnya

Begini Kabar Terbaru Jack Ma yang Diduga Menghilang

Berita Selanjutnya

Panas-panasi Aksi Rusuh, Twitter ‘Bungkam’ Donald Trump

Berita Selanjutnya
Trump Marah-marah Telepon Para Gubernur dari Partai Republik

Panas-panasi Aksi Rusuh, Twitter 'Bungkam' Donald Trump

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com