Pelabuhan Stulang Laut dan Pasir Gudang Malaysia akan Ditutup. Jumlah PMI yang Kembali dari Malaysia Meningkat via Batam Center - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pelabuhan Stulang Laut dan Pasir Gudang Malaysia akan Ditutup. Jumlah PMI yang Kembali dari Malaysia Meningkat via Batam Center

by BATAM NOW
05/Feb/2021 17:17
Pelabuhan Stulang Laut dan Pasir Gudang Malaysia akan Ditutup. Jumlah PMI yang Kembali dari Malaysia Meningkat via Batam Center

Petugas Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center melakukan pengawasan penumpang asal Malaysia yang sedang menjalani tes swab ulang. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Memasuki tahun 2021 penumpang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali dari Pelabuhan Stulang Laut Malaysia ke Batam Centar, meningkat.

Kepala Pos Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Batam Center, Ismet Sihombing mencatat jumlah penumpang bulan Januari 2021 sebanyak 2.346 orang dengan total 25 feri. Kedatangan dengan rata-rata 93 orang per hari.

Tanggal 1-4 Februari Penumpang yang datang sebanyak 454 orang dengan 4 kali kedatangan atau rata-rata 113 orang per hari.

Terjadi kenaikan sebesar 21 persen.

Sementara kedatangan penumpang asal Singapura pada bulan Januari 2021 sebanyak 376 orang untuk 60 kali kedatangan atau hanya 6 orang per feri kedatangan.

Menurut sumber, peningkatan kepulangan jumlah PMI dari Malaysia disebabkan adanya program Negara Jiran yang akan melakukan penutupan pelabuhan laut Stulang Laut dan pelabuhan Pasir Gudang dalam waktu dekat dalam rangka menjalankan vaksinasi di negara itu.

Namun baik kedatangan dari Malaysia dan Singapura, secara general total anjlok sekitar 98 persen dibanding sebelum pandemi Covid-19.

Petugas Pelabuhan Belum Divaksinasi

Ismet mengatakan pihaknya harus mengawasi penumpang saat melakukan swab ulang hingga pukul 22.00.

Sedangkan petugas Pos Kesyahbandaran, Erik Mario Sihotang mengharapkan agar pihaknya juga menjadi prioritas vaksinasi seperti tenaga kesehatan lainnya di pelabuhan.

Menjawab BatamNow.com, sejauh ini para petugas Syahbandar Pelabuhan belum divaksin.

“Padahal kami juga bersinggungan/ mengawasi langsung penumpang, yang rentan terjadi penularan Covid-19, seiring meningkatnya jumlah penumpang yang datang akhir-akhir ini,” kata Erik.(Panahatan)

Berita Sebelumnya

Siap-siap! Ujian Bikin SIM Bakal Dilakukan Secara Online

Berita Selanjutnya

Reaksi Habib Rizieq soal Tersangka Teroris Mengaku FPI dan Dibaiat di Hadapan Munarman

Berita Selanjutnya
Polda Metro: Habib Rizieq Sudah Ditangkap, Sekarang Masih Diperiksa

Reaksi Habib Rizieq soal Tersangka Teroris Mengaku FPI dan Dibaiat di Hadapan Munarman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com