Pemerintah Diminta Kaji Ulang Rencana Vaksinasi Booster pada Januari 2022 - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Rencana Vaksinasi Booster pada Januari 2022

11/Des/2021 14:21
Badan Pengusahaan Batam Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua untuk Keluarga BP Batam
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – LaporCovid-19 mengusulkan agar pemerintah menimbang ulang rencana vaksinasi booster atau pemberian vaksin tambahan untuk imunisasi Covid-19 pada awal Januari 2022.

Dilansir Tempo.co, LaporCovid-19 meminta pemerintah fokus menyelesaikan vaksinasi dosis satu dan dua terlebih dahulu.

“Soal rencana vaksinasi booster, barangkali mesti dipertimbangkan lagi, karena mestinya pemerataan vaksin dan prioritas vaksinasi pada kelompok rentan yang didahulukan,” ujar Koordinator Advokasi LaporCovid-19, Firdaus Ferdiansyah saat dihubungi Tempo pada Sabtu (11/12/2021).

Menurut Firdaus, jika vaksinasi booster tetap dilaksanakan, akan berpotensi menimbulkan masalah baru, terutama terkait suplai.

“Suplai vaksin yang terbatas berisiko mengabaikan aspek pemerataan dan kesetaraan vaksin dosis penuh dan memarginalkan kelompok rentan mendapatkan prioritas vaksin,” ujar dia.

Pemerintah sebelumnya menyampaikan, vaksinasi booster dinilai perlu diberikan kepada masyarakat umum yang dinilai rentan untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, vaksinasi boosterbakal mulai dilakukan pada 1 Januari 2021. Vaksinasi booster akan dilakukan secara bertahap dan menyasar kelompok rentan sesuai tingkat risiko.

Baca Juga:  Hari Ini, 5.000 Dosis Pfizer Disiapkan untuk Vaksinasi Booster Pertama di Kepri

“Untuk booster kita utamakan lansia dan mereka yang punya komorbid terlebih dahulu,” ujar Dante di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat (10/12).

Mekanisme pemberian vaksin booster berbasis PBI dan non-PBI. Vaksin booster gratis akan diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Dananya akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sisanya, individu yang ingin mendapatkan vaksin booster harus membayar. (*)

Berita Sebelumnya

Jokowi Akan Ambil Alih Tanah Terlantar Mulai Bulan Ini. Di Batam 68 Juta m2 Lahan Terlatar

Berita Selanjutnya

Menekan Angka Perceraian dengan Menciptakan Efek Jera Pelaku Perselingkuhan

Berita Selanjutnya
Menekan Angka Perceraian dengan Menciptakan Efek Jera Pelaku Perselingkuhan

Menekan Angka Perceraian dengan Menciptakan Efek Jera Pelaku Perselingkuhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com