Pemerintah Provinsi Kepri Upayakan Pemulangan Nelayan Natuna yang Ditangkap Malaysia - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pemerintah Provinsi Kepri Upayakan Pemulangan Nelayan Natuna yang Ditangkap Malaysia

25/Apr/2024 13:27
Pemerintah Provinsi Kepri Upayakan Pemulangan Nelayan Natuna yang Ditangkap Malaysia
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menanggapi secara serius kabar ditangkapnya nelayan asal Natuna oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) pada Jumat (19/04) yang lalu.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Doli Boniara dalam konferensi pers bersama Konsulat Jenderal RI Kuching mengatakan APMM menangkap 8 orang nelayan asal Natuna yang melaut menggunakan 3 kapal. Kedelapan nelayan tersebut ditangkap usai APMM menduga mereka telah memasuki perairan Malaysia.

“Saat ini kita masih menunggu titik koordinat dimana mereka ditangkap, apakah benar di laut Malaysia atau tidak, karena ada perbedaan persepsi antara nelayan dan pihak Malaysia,” kata Doli.

Saat ini, Doli Boniara mengatakan fokus Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau adalah membantu keluarga nelayan yang ditangkap untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

“Karena para nelayan itu adalah tulang punggung keluarga jadi sekarang kita fokus hubungi dan bantu keluarganya dulu,” katanya.

 

1 of 5
- +

Lalu terkait langkah hukum, Doli mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau meyerahkannya ke Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Kuching yang bisa mendampingi langsung para nelayan tersebut.

Baca Juga:  BRK Syariah Serahkan Bantuan CSR untuk Masjid Nurul Ibadah dalam Safari Ramadan Pemprov Riau

“Kita percayakan ke Konjen, dari pengalaman sebelumnya sangat jarang sampai persidangan, namun kita sudah mempersiapkan rencana pemulangan mereka,” kata Doli.

Untuk mencegah kejadian serupa berulang, Doli mengungkapkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan segera mensosialisasikan kepada nelayan di Kepri khususnya yang di perbatasan tentang batas negara dan sejauh mana mereka boleh melaut.

“Tadi pemerintah pusat juga baru saja mengirim undangan ke kami untuk membahas hal ini, karena tidak hanya nelayan di Kepri, kasus serupa juga banyak di Maluku, NTT, dan Papua,” katanya. (*)

Berita Sebelumnya

Hakim PN Batam Tunda 2 Minggu Sidang Pledoi Perkara Narkoba Terdakwa Kombes Pol Agus Fajar Sutrisno

Berita Selanjutnya

Ngobrol Santai dengan Pengguna Rumah Singgah Mahligai Keris, Ansar Ingin Kamar Tambahan Segera Selesai

Berita Selanjutnya
Ngobrol Santai dengan Pengguna Rumah Singgah Mahligai Keris, Ansar Ingin Kamar Tambahan Segera Selesai

Ngobrol Santai dengan Pengguna Rumah Singgah Mahligai Keris, Ansar Ingin Kamar Tambahan Segera Selesai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com