Pemprov Kepri Berhasil Redam Pandemi Covid-19 dengan Baik, Mendagri: Modal Besar untuk Pemulihan Ekonomi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pemprov Kepri Berhasil Redam Pandemi Covid-19 dengan Baik, Mendagri: Modal Besar untuk Pemulihan Ekonomi

14/Jan/2022 09:23
Pemprov Kepri Berhasil Redam Pandemi Covid-19 dengan Baik, Mendagri: Modal Besar untuk Pemulihan Ekonomi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian mengatakan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengelola pandemi secara baik. Hal ini bisa dilihat dari tingginya capaian vaksinasi dan juga rendahnya kasus harian yang terjadi.

“Saya tentu mengucapkan banyak terima kasih, dan berharap Kepri terus konsisten menjaga kondisi ini. Karena ini adalah kunci kita bisa mengembalikan pemulihan ekonomi,” kata Mendagri Tito Karnavian dalam jumpa pers usai memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi Program Strategis di Provinsi Kepri bersama Gubernur, Bupati serta Wali Kota se-Kepri di Marriott Hotel Kota Batam, Kamis (13/01/2022) malam.

Kedatangan Mendagri Tito Karnavian ke Kepri sendiri dalam rangka kunjungan kerja dengan agenda melihat secara langsung Pulau Karang Singa, Launching Vaksinasi Booster serta Monitoring dan Evaluasi Program Strategis di Provinsi Kepri.

Dikatakan Tito, kunci keberhasilan pemulihan ekonomi di Provinsi Kepri dan juga kabupaten/ kota, bisa dilihat dari berbagai program program pembangunan yang berhasil dilakukan dan dieksekusi.

“Ini akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat luas dan juga pihak luar negeri dalam hal ini Singapura dan Malaysia untuk tidak ragu-ragu berkunjung dan bahkan berinvestasi kembali,” jelasnya.

Mantan Kapolri ini, pada kesempatan tersebut juga mengapresiasi pendapatan belanja APBD Provinsi Kepri, yang dinilainya berhasil dalam mengelola pendapatan dan juga pembelanjaan secara proposional dan baik. Dimana pendapatan di kisaran 98,00 persen, dan terbelanjakan di kiasaran 93,18 persen.

“Ini menandakan ada geliat berbagai program pembangunan yang berjalan secara baik,” imbuhnya.

Tak lupa, Tito juga menegaskan kepada pemerintah baik provinsi ataupun kabupaten/ kota untuk terus mempercepat belanja daerah di awal tahun. Agar ada pergerakan aktivitas ekonomi di masyarakat.

Hal ini sesuai dengan penekanan Presiden RI Joko Widodo, yang terus mengingatkan semuan kementrian/ lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, untuk melakukan belanja program kegiatan di awal tahun.

Baca Juga:  Investor Asing Kuasai Startup RI, Kok Bisa?

“Jika perlu Pemda membuat terget per 3 bulan, seberapa besar belanja tercapai sesuai target dan berhasil dieksekusi,” tegasnya.

Daerah sambung Mendagri Tito, juga harus bisa menangkap berbagai program-program pembangunan yang dilaksanakan pusat, untuk dimanfaatkan daerah secara baik dalam rangka mendorong pergerakan ekonomi.

Terakhir dalam pesannya Tito berharap Kepri yang wilayahnya berada di jalur pelayaran utama Selat Malaka, untuk bisa memanfaatkan potensi yang ada tersebut. Dengan posisi sebagai ‘choke point’ Kepri juga harus bisa mengoptimalkan penerimaan dari padatnya jalur perdagangan maritim dunia ini.

Sementara di tempat yang sama, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan berbagai upaya percepatan pembangunan yang terus dilakukan, termasuk mempercepat program-program kegiatan pemerintah daerah.

Dimana daerah terus mempercepat belanja pemerintah sebagai upaya percepatan penggerakan ekonomi masyarakat. Termasuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pasca terkontraksi akibat pandemi ke minus 3,8 persen untuk balik ke pertumbuhan ke angka 4 persen.

Meski semua sektor sudah mulai bergerak tambah Gubernur Ansar, namun belum dengan sektor pariwisatanya, menyusul masih belum dibukanya kebijakan ‘travel bubble’ dengan Singapura.

“Mudah-mudahan ini secepatnya,” harap Gubernur Ansar di hadapan Mendagri Tito Karnavian.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman Penjabat Sekda Kepri Lamidi, Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah.

Juga hadir Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Lingga M Nizar, Bupati Natuna Wan Siswandi, dan Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri. (*)

Berita Sebelumnya

Bukan Batuk, Ini Gejala Tak Biasa dari Covid Varian Omicron

Berita Selanjutnya

Wow, Ternyata Kapal Pengangkut PMI Ilegal Juga Disewa Pengedar Narkoba Internasional

Berita Selanjutnya
Simpan Sabu, Oknum Polisi Melawan dengan Badik Saat Ditangkap Sama Polisi

Wow, Ternyata Kapal Pengangkut PMI Ilegal Juga Disewa Pengedar Narkoba Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com