Peringatan Keras IDI: Jangan Normalkan Kematian Covid - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Peringatan Keras IDI: Jangan Normalkan Kematian Covid

15/Feb/2022 12:13
Rekor Baru Lagi! RI Tambah 3.861 Orang, Kota Batam kembali Meledak Tercatat 48 Kasus Baru Covid 19

Ilustrasi. Petugas memakamkan pasien Covid-19. (F: CNBC Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban meminta kematian warga akibat Covid-19 selama gelombang penyebaran varian Omicron tak dianggap remeh.

Kasus kematian Covid-19 tercatat bertambah 145 orang pada Senin (14/02/2022) kemarin. Jumlah itu menjadi yang tertinggi sejak akhir September 2021.

“Yang memprihatinkan adalah jumlah kematian yang terus meningkat, 145 kasus. Jangan menormalkan jumlah kematian ini kemudian dibandingkan dengan jumlah populasi Indonesia. Tidak ada satu pun kematian yang baik-baik saja,” kata Zubairi melalui cuitan di akun twitter pribadinya @ProfesorZubairi, Selasa (15/02). CNNIndonesia.com telah diberi izin mengutip unggahan tersebut.

Zubairi mengingatkan baik pemerintah dan masyarakat, bahwa situasi pandemi Covid-19 di Indonesia belum aman. Penambahan kasus Covid-19 menurutnya masih tinggi dan belum sampai puncak tertinggi.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Masyarakat juga diminta segera mengakses program vaksinasi nasional di fasilitas terdekat.

Baca Juga:  Viral, Video Pajero Polisi Bunyikan Sirine Saat Macet di Lampu Merah

Ia juga mendorong agar pemerintah semakin memperkuat strategi dan upaya surveilans seperti testing, tracing, dn treatment (3T). Pemeriksaan Covid-19 perlu juga dimasifkan di daerah-daerah, tidak hanya di Ibu Kota.

“Situasi Indonesia beda dari Inggris dan Amerika. Kita ini belum capai puncak dan belum landai. Jadi belum waktunya berdamai dengan Covid-19, apalagi lepas masker. Kalau ‘musuh’ mulai mundur, pertahanan (booster) kita sudah kuat, baru kita pikirkan untuk berdamai dengan mereka,” ujarnya.

Sebanyak 36.501 kasus baru dilaporkan hari ini. Yang memprihatinkan adalah jumlah kematian yang terus meningkat: 145 kasus. Jangan menormalkan jumlah kematian ini kemudian dibandingkan dengan jumlah populasi Indonesia. Tidak ada satu pun kematian yang baik-baik saja.

— Zubairi Djoerban (@ProfesorZubairi) February 14, 2022

Sebelumnya, kasus kematian Covid-19 bertambah 145 orang kemarin. Jumlah ini menjadi yang tertinggi sejak akhir September 2021. Total kematian Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 145.321 orang. (*)

   sumber: CNN Indonesia
Berita Sebelumnya

Pandemi 3 Tahun, Negara & Wilayah Ini Tetap Nol Kasus Covid

Berita Selanjutnya

Turis Singapura: Travel Bubble Berpeluang Lebih Sukses Jika Terima Hasil Antigen

Berita Selanjutnya
Begini Suasana Terminal Feri Internasional Nongsapura di Hari Pertama Travel Bubble Batam Bintan – Singapura

Turis Singapura: Travel Bubble Berpeluang Lebih Sukses Jika Terima Hasil Antigen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com