Peringatan Prabowo Krisis Air dan Ancaman Nyata di Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Peringatan Prabowo Krisis Air dan Ancaman Nyata di Batam

by BATAM NOW
11/Apr/2026 13:00
Batam Kemarau Panjang, Pemko Gelar Salat Istisqa di Dataran Engku Putri

Kondisi Waduk Muka Kuning pada Senin (30/03/2026), di tengah kemarau panjang yang melanda Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Peringatan Presiden Prabowo Subianto mengenai ancaman krisis global di sektor pangan, energi, dan air dinilai relevan dengan kondisi riil yang tengah dihadapi Kota Batam.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja pemerintah di Istana Kepresidenan pada 8 April 2026 di hadapan ratusan pejabat negara.

Presiden menegaskan bahwa ketiga sektor tersebut merupakan faktor strategis penentu ketahanan bangsa, sejalan dengan agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Sustainable Development Goals (SDGs).

Bagi Batam, peringatan ini bukan sekadar wacana global, melainkan refleksi atas persoalan nyata yang telah lama dikeluhkan masyarakat terkait ketersediaan air minum perpipaan.

Ketergantungan yang Rapuh

Batam menghadapi tekanan serius terhadap ketersediaan air baku dan distribusi air minum.

Kebutuhan air diperkirakan mencapai 400.000–430.000 meter kubik (m³) per hari, dan kini semakin kritis.

Ketersediaan air baku masih bergantung pada tujuh waduk tadah hujan, yakni Duriangkang, Tembesi, Muka Kuning, Sei Ladi, Rempang, Sei Harapan, dan Nongsa.

Ketergantungan ini membuat sistem sangat rentan terhadap perubahan cuaca.

Debit air di sejumlah waduk dilaporkan menyusut bahkan hingga sekitar 2,5 meter, menandakan ancaman krisis yang semakin nyata.

Informasi Tinggi Muka Air (TMA) dan Curah Hujan di Waduk Batam tanggal 9 April 2026. (F: bpbatam.go.id)

Krisis Tata Kelola

Permasalahan air di Batam tidak semata disebabkan faktor alam, persoalan tata kelola satu hal yang tak dapat dinafikan.

Kerusakan daerah tangkapan air, alih fungsi lahan yang tidak terkendali, serta lemahnya pengawasan kawasan lindung memperparah kondisi.

Dampaknya terjadi distribusi air yang belum berkeadilan membuat puluhan ribu pelanggan SPAM masih kesulitan mengakses air minum layak secara konsisten.

Keterbatasan diversifikasi sumber air juga dinilai menjadi kelemahan struktural.

Respons dan Rencana Teknologi Air

Namun di tengah tekanan krisis, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mendorong diversifikasi pengembangan teknologi air sebagai solusi jangka panjang, termasuk penguatan instalasi dan proyek Dam Sungai Ladi untuk meningkatkan distribusi ke sejumlah wilayah.

Namun, pendekatan ini dinilai belum menyentuh akar persoalan karena tetap bergantung pada faktor alam, serta belum diiringi pembenahan SDM yang kompeten dan sistem pengawasan yang memadai.

Alarm yang Tak Boleh Diabaikan

Peringatan Presiden Prabowo dinilai sebagai alarm keras bagi BP Batam.

Tanpa langkah strategis yang terukur dan komprehensif, krisis air di Batam berpotensi menjadi kegagalan sistemik yang sedang berlangsung.

Di tengah pertumbuhan investasi dan jumlah penduduk yang terus meningkat, pembenahan tata kelola, penguatan teknologi, serta kesiapan SDM menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan pasokan air di Batam ke depan. (Redaksi)

Berita Sebelumnya

BP Batam Mengelak Ditanya Keberadaan SDM Kompeten Bersertifikat Pengelolaan SPAM

Berita Selanjutnya

PT XSS Lapor Polisi Dana Rp 1,86 Miliar Raib dari Rekening CIMB Niaga, Diduga Transaksi Ilegal

Berita Selanjutnya
PT XSS Lapor Polisi Dana Rp 1,86 Miliar Raib dari Rekening CIMB Niaga, Diduga Transaksi Ilegal

PT XSS Lapor Polisi Dana Rp 1,86 Miliar Raib dari Rekening CIMB Niaga, Diduga Transaksi Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com