BatamNow.com – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memastikan pasokan gas ke pembangkit listrik PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam terpenuhi dan tidak mengalami gangguan.
Kepastian ini disampaikan menyusul padamnya listrik di sejumlah wilayah Batam yang turut berdampak pada terganggunya aliran air minum, Senin (12/10/2026) pagi.
Area Support PGN Batam, Dendi Denintama, mengatakan penyaluran gas ke PLN Batam berjalan normal.
“Terpenuhi dan tidak ada gangguan penyaluran gas,” kata Dendi saat menjawab konfirmasi BatamNow.com melalui pesan WhatsApp, Senin (12/10).
Dendi menjelaskan, hingga Oktober 2026, PGN memasok gas ke PLN Batam sebanyak 85 billion British thermal unit per day (BBTUD).
“Sampai Oktober, mencapai 85 BBTUD,” jelasnya.
Proses gas in atau pengaliran gas pertama untuk pembangkit tersebut dimulai pada Oktober 2023. Kontrak pasokan gas berlangsung selama beberapa tahun (multi years). Pembangkit baru itu diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kawasan Industri Kabil dan sekitarnya.
Di sisi lain, gangguan kelistrikan terjadi pada Senin sekitar pukul 07.00 WIB. Listrik di sejumlah wilayah Batam dilaporkan padam hampir secara bersamaan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat pada awal hari kerja.
Padamnya listrik juga berdampak pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA). Kondisi tersebut menyebabkan aliran Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ikut terganggu dan menyulitkan masyarakat mendapatkan air bersih.

PLN Batam Minta Maaf, Penyebab Gangguan Diinvestigasi
Sementara itu, PLN Batam belum memberikan penjelasan terperinci mengenai penyebab padamnya listrik tersebut.
Asisten Manajer Komunikasi Korporat PLN Batam, M Furqon, mengatakan petugas masih berfokus memulihkan sistem kelistrikan.
“Izin, pertanyaannya belum semua dapat kami jawab. Saat ini fokus petugas adalah untuk menormalkan kembali sistem kelistrikan,” kata Furqon saat membalas konfirmasi BatamNow.com, Senin (12/10).
Dalam siaran pers bernomor 0041/STH/SETPER/2026, PLN Batam menyatakan sedang melakukan penanganan secara terpadu untuk mengidentifikasi titik gangguan dan memulihkan sistem kelistrikan.
Investigasi juga dilakukan secara paralel untuk memastikan penyebab utama gangguan tersebut.
Manager Komunikasi PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya pasokan listrik.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya pasokan listrik pada pagi hari ini. Saat ini, seluruh tim PLN Batam tengah bekerja secara maksimal untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan,” ujar Yoga.
Sementara dalam pengumuman terbaru, PLN Batam menyebut pihaknya terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap.
“Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam,” jelas akun @ptplnbatam pada unggahan story Instagram.
Dijelaskan bahwa pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya. (A)

