Prabowo Bicara Parahnya Korupsi, Kasus Revitalisasi Dermaga Batu Ampar Diduga Menghilang - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Prabowo Bicara Parahnya Korupsi, Kasus Revitalisasi Dermaga Batu Ampar Diduga Menghilang

by BATAM NOW
19/Agu/2025 15:01
BPK: Pengawasan BP Batam Tak Optimal Penyebab Proyek Kolam Dermaga Utara Mangkrak

Kolam Dermaga di Pelabuhan Batu Ampar yang di tepinya terdapat 1 unit STS Crane. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Parahnya korupsi di Indonesia diungkapkan Presiden Prabowo Subianto.

Korupsi ada di tiap eselon di birokrasi, kata Prabowo dalam momentum pidatonya pada peringatan hari Kemerdekaan RI ke-80 tahun.

Hampir di semua institusi pemerintahan ada korupsi. Perilaku korupsi juga ada di BUMN dan BUMD.

Berkali Prabowo meminta para aparat agar tak main-main mengusut kasus korupsi.

Lalu bagaimana kondisi di Batam, baik di Pemko Batam maupun di BP Batam dan instansi lainnya?

Kasus dugaan korupsi revitalisasi Dermaga Utara di Batu Ampar yang diusut Polda Kepri hingga kini tidak jelas rimba penindakannya.

Demikian juga kasus cut and fill yang menyeret mantan Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan yang diusut Polresta Barelang sepertinya hilang ditelan masa.

Padahal awal pengusutannya penyidik sampai menggeledah kantor BP Batam dan menghebohkan.

Dikabarkan mantan Kepala BP Batam HMR sempat dimintai keterangan oleh penyidik Polda Kepri.

Demikian juga kasus dugaan korupsi proyek Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK) Kota Batam tahun 2023.

Proyek ini diperkirakan berbiaya Rp 204 miliar, di mana tiap kelurahan darintotal 64 kelurahan mendapat anggaran Rp 3,2 miliar.

Sejumlah Camat dan Lurah se-Kota Batam sempat diperiksa intensif oleh penyidik Polda Kepri sejak 23 September 2024, kala Dirreskrimsus Polda Kepri masih dijabat Kombes Pol Putu Yudha Prawira.

Menurut Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora ketika menjawab BatamNow.com, pengusutan kasus
ini sedang pendalaman.

Namun sedalam apa penyidikan yang dilakukan tidak ada penjelasan lanjutan hingga kasus ini “tenggelam” entah ke mana.

Baik penyidik Polresta Barelang, maupun Polda Kepri tidak merespons konkret setiap konfirmasi soal kejelasan kasus ini. (A)

Berita Sebelumnya

Seklur Ambil Alih Tugas Lurah Sei Harapan yang Menghilang, Pemko Batam Tak Tahu Keberadaan MN

Berita Selanjutnya

Lurah Sei Harapan Menghilang dan Open Bidding Sekda Kota Batam

Berita Selanjutnya

Lurah Sei Harapan Menghilang dan Open Bidding Sekda Kota Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com