Pria 50 Tahun di Sulsel Meninggal Seminggu Usai Divaksin, Dinkes Bentuk Tim - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pria 50 Tahun di Sulsel Meninggal Seminggu Usai Divaksin, Dinkes Bentuk Tim

by BATAM NOW
23/Mar/2021 19:57
Pria 50 Tahun di Sulsel Meninggal Seminggu Usai Divaksin, Dinkes Bentuk Tim

Mahmud, anak ketiga almarhum Sulaiman saat ditemui di kediamannya. (F: Kumparan)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Seorang pria bernama Sulaiman Daeng Tika (50) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), meninggal dunia setelah disuntik vaksin corona. Sebelum meninggal, Sulaiman sempat demam dan sesak napas.

Dilansir Kumparan.com, Sulaiman Daeng Tika merupakan karyawan outsourcing PLN. Dia mengikuti vaksin dosis pertama di tempat kerjanya di PLN Gardu Induk Daya, Kota Makassar, Senin (15/03/2021).

Seminggu setelah vaksin, kondisi Sulaiman drop hingga dinyatakan meninggal dunia pada Senin (22/03) sore.

“Pas satu minggu sudah vaksin, bapak meninggal. Jadi selama sudah divaksin, kondisi bapak memang sudah drop, mulai demam hingga sesak napas,” kata Mahmud (20), anak ketiga almarhum Sulaiman, saat ditemui kediamannya di Takalar, Selasa (23/03).

Sulaiman mulai demam dengan badan ngilu hingga sesak napas, setelah dua hari menjalani vaksin, pada Rabu (17/3). Meski demam, kala itu Sulaiman masih sempat masuk kantor. Tapi karena kondisinya terus memburuk, Sulaiman memutuskan untuk tidak masuk kantor pada Jumat (19/03).

“Mulai izin tidak masuk kerja hari Jumat (19/03). Kondisinya sudah parah, dia demam terus dan sesak napas,” tambah Mahmud.

Meski demam dan sesak napas, Sulaiman tak kunjung memeriksakan diri ke rumah sakit. Dia hanya sempat mencoba untuk melakukan pengobatan tradisional terapi dengan berendam di air laut. Bukanya sembuh, malah kondisinya kian memburuk.

“Bapak sempat pergi terapi dengan mandi di laut. Nah, di situ kondisinya memburuk hingga dievakuasi warga dan dilarikan ke puskesmas,” ujar Mahfud, anak almarhum.

Karena kondisinya tak kunjung membaik, Sulaiman dirujuk dari puskesmas ke salah satu rumah sakit di Makassar. Namun saat di rumah sakit, Sulaiman pun dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Mahmud, ayahnya selama ini tidak pernah mengeluhkan rasa sakit seperti saat setelah menjalani vaksin. Dia juga menyebut ayahnya tak ada riwayat penyakit kronis.

“Selama ini Bapak sehat, tidak pernah ada gejala-gejala kayak kemarin, tidak ada juga penyakitnya,” tegasnya.

Tim Independen DInkes Sulsel

Terkait adanya warga yang meninggal dunia usai divaksin, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, dr Nurul AR angkat bicara. Dokter Nurul mengaku, telah mengetahui hal itu dan sementara mendalami kematian korban.

“Jadi ada tim independen kami dari tim ahli yang memang sudah sesuai SK. Mereka ini yang akan audit dan mendalami kematian almarhum,” kata dr Nurul saat dikonfirmasi terpisah.(*)

Berita Sebelumnya

Oknum Polisi Ditangkap saat Transaksi 102 Gram Sabu. Dijanjikan Upah 12,5 Gram

Berita Selanjutnya

Penerimaan Negara dari Bea Cukai Meroket 42,1 Persen

Berita Selanjutnya
Penerimaan Negara dari Bea Cukai Meroket 42,1 Persen

Penerimaan Negara dari Bea Cukai Meroket 42,1 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com