BatamNow.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa proses mutasi, rotasi, promosi, dan demosi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam kini tidak lagi semudah dulu.
Ia menyebut mekanisme birokrasi yang berlaku saat ini jauh lebih ketat sehingga proses pergeseran jabatan berjalan sangat lambat.
“Banyak yang bertanya, kenapa Pak Amsakar lambat membongkar kabinetnya. Tapi saya mau sampaikan, mekanismenya sekarang luar biasa ketat. Pergeserannya seperti siput, lambat,” ujar Amsakar dalam sambutannya saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam, Kamis (31/10/2025).
@batamnow Wali Kota Batam Amsakar Achmad melantik Firmansyah menjadi sekretaris daerah (Sekda) definitif, dari sebelumnya sebagai Penjabat (Pj) Sekda. Pelantikan dan pengambilan sumpah Sekda definitif bersamaan dengan 7 pejabat lainnya, digelar di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (31/10/2025). “Saya Amsakar Achmad wali kota Batam dengan ini secara resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ucap Amsakar di hadapan para pejabat yang dilantik. Selanjutnya, Amsakar memimpin pengambilan sumpah jabatan yang kemudian diikuti para pejabat yang dilantik. Berikut daftar nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemko Batam yang dilantik pada hari ini: Firmansyah SSos MSi, sebagai Sekretaris Daerah Kota batam Ir Suhar ST MPWNK sebagai Asisten Perekonomi dan Pembangunan Zulkifli Aman SSos MM sebagai Kepala Dinas (Kadis) Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Yudi Suprapto SH MH sebagai Kadis Ketenagakerjaan Syukri SAg MA sebagai Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Batam Eva Marhaini SPd MSi sebagai Camat Nongsa Arfandi SSTP MH sebagai Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Batam Syahibul Aziz SSTP sebagai Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi BKSDM. Baca beritanya di BatamNow.com #batam #batamnow #batamtiktok #fyp #batamnews #batamsirkel #batamhariini #beritabatam #batamhits #fypシ゚viral #rempang #semuatentangbatam #galang #batampunyacerita #batamdaily #barelang #fypシ #batamtiktokcommunity ♬ original sound – BatamNow.com
Amsakar menjelaskan, dari total sepuluh pejabat yang diusulkan untuk dilantik, delapan sudah bisa dilantik sementara dua lainnya masih menunggu penyelesaian administrasi di Jakarta.
“Baru setelah itu bisa dilakukan pergerakan berikutnya,” katanya.
Berikut daftar nama delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemko Batam yang dilantik pada hari ini:
- Firmansyah SSos MSi, sebagai Sekretaris Daerah Kota batam
- Ir Suhar ST MPWNK sebagai Asisten Perekonomi dan Pembangunan
- Zulkifli Aman SSos MM sebagai Kepala Dinas (Kadis) Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
- Yudi Suprapto SH MH sebagai Kadis Ketenagakerjaan
- Syukri SAg MA sebagai Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Batam
- Eva Marhaini SPd MSi sebagai Camat Nongsa
- Arfandi SSTP MH sebagai Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Batam
- Syahibul Aziz SSTP sebagai Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi BKSDM.
Tak Bisa Penunjukan Langsung
Amsakar juga menegaskan, setiap jabatan yang kosong akan diisi melalui mekanisme open bidding, bukan penunjukan langsung.
“Selama masih ada pejabatnya, tidak boleh dilakukan open bidding. Begitulah ketatnya aturan sekarang,” tegasnya.
Dalam arahannya, Wali Kota Batam menekankan pentingnya kecepatan dan tanggung jawab dalam bekerja.
“Mazhab Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra: ikan sepat, ikan gabus, tidak sama dengan ikan lele. Makin cepat makin bagus. Jangan bertele-tele. Lambat pergerakannya, terpaksa kita bongkar lagi,” ujarnya.
Kepada Firmansyah yang dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, Amsakar berpesan agar fokus pada pengelolaan sumber daya manusia (SDM), keuangan, dan aset daerah.
Sementara kepada Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Suhar, ia meminta agar dapat mengorkestrasi program-program yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi.
Untuk Kepala Dinas (Kadis) Sosial, Amsakar menekankan pentingnya fokus terhadap penanganan kemiskinan dan stunting—dua isu yang menjadi perhatian besar Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Sedangkan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja, ia berpesan agar menjaga keseimbangan antara kepentingan pengusaha dan serikat pekerja, terutama dalam pembahasan Upah Minimum Kota (UMK) dan peningkatan keselamatan kerja.
“Pelajari semua regulasi, dan ajak serikat pekerja, Kadin, serta Apindo duduk bersama. Bangun super team,” pesan Amsakar.
Amsakar juga menegaskan bahwa saat ini bukan lagi waktunya pejabat hanya mencari perhatian, melainkan menunjukkan hasil kerja nyata.
“ekarang ini bukan musim unjuk muka. Sekarang adalah musim unjuk kinerja. Sebentar-sebentar datang ke ruang wali kota, sebentar-sebentar datang ke ruang wakil wali kota, mendiskusikan dari mulai dunia sampai akhirat. Tapi setelah ditengok tak ada satu pun yang dikerjakan. Itu tidak diperlukan di Batam ini,” tegasnya.
Ia menutup sambutannya dengan ajakan agar para pejabat berani membuat terobosan menjawab permasalahan yang dikeluhkan oleh masyarakat.
“Bagaimana masyarakat mempersoalkan soal sampah sementara dinas teknis nyaris tidak terdengar kecuali Kabid. Yang model tak ada rasa itu tak diperlukan bagi kita. Lakukan terobosan, buat sesuatu yang membanggakan, tidak untuk pribadi, tapi bagi masyarakat Batam,” tutupnya. (H)

