PT BIB Kerja Samakan Kargo Baru ke IAS, yang Dikelola Kargo Lama - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

PT BIB Kerja Samakan Kargo Baru ke IAS, yang Dikelola Kargo Lama

24/Apr/2026 19:23
Temuan BPK: Gudang Kargo BP Batam Rintangi Pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim

Bagian dalam terminal kargo baru Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kerja sama antara PT Bandara Internasional Batam (BIB) dan InJourney Aviation Services (IAS) dalam pengelolaan Terminal Kargo Baru Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, hingga kini belum berjalan sesuai rencana.

Hampir enam bulan sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pengelolaan terminal kargo baru belum terealisasi.

Sebaliknya, IAS justru mengelola terminal kargo lama setelah berakhirnya kontrak antara PT Persero Batam dan PT Dharma Bandar Mandala (DBM Cargo) per 1 April 2025.

Padahal, kerja sama antara BIB dan IAS sebelumnya digadang-gadang menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem logistik udara nasional, khususnya di wilayah barat Indonesia.

Gedung Kargo Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam. (F: BatamNow)

Kerja Sama untuk Pengelolaan Terminal Kargo Baru

Penandatanganan nota kesepahaman antara BIB dan IAS berlangsung di Hotel Grand Mercure Batam pada Jumat, 13 Juni 2025, dengan tajuk New Cargo Terminal Operator di Bandara Internasional Hang Nadim.

Kesepakatan tersebut diteken oleh Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi, bersama Direktur Utama IAS, Dendi Danianto.

Terminal kargo baru yang menjadi objek kerja sama ini diketahui dibangun dengan anggaran mencapai Rp 105 miliar. Namun hingga kini, fasilitas tersebut belum dioperasikan.

BatamNow.com telah mengirimkan konfirmasi kepada Pjs Direktur Utama BIB Annang Setia Budhi serta Corporate Secretary BIB terkait penunjukan IAS sebagai pengelola terminal kargo baru, namun belum ada tanggapan.

Terminal kargo baru Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (F: BatamNow)

Temuan BPK Ungkap Persoalan

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan BP Batam Tahun 2024 yang dirilis pada 16 Mei 2025, terungkap sejumlah persoalan dalam pelaksanaan kerja sama pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim antara BP Batam dan PT BIB.

Kerja sama tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor 28/SPJ/KA/6/2022 tertanggal 24 Juni 2022, dengan skema Kerja Sama Pemanfaatan Aset (KSP) dan Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur (KSPI) selama 25 tahun.

Dalam perjanjian itu, BP Batam bertindak sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), sedangkan PT BIB sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP).

BP Batam berkewajiban menyerahkan aset bandara untuk dioperasikan oleh PT BIB.

Sementara PT BIB bertanggung jawab menyediakan infrastruktur secara bertahap yang nantinya akan diserahkan kembali kepada BP Batam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK terhadap dokumen Perjanjian Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (PKBU), pelaksanaannya, serta pemeriksaan fisik di lokasi Terminal Kargo Baru, ditemukan sejumlah permasalahan.

Dalam lampiran PKBU, disebutkan bahwa PT BIB diwajibkan melaksanakan pekerjaan wajib tipe 2, salah satunya pengembangan bangunan terminal penumpang termasuk pembangunan Terminal 2.

Berdasarkan financial model yang telah disepakati, nilai rencana investasi pembangunan Terminal 2A mencapai Rp 2,8 triliun. Pekerjaan tersebut wajib dimulai paling lambat 30 hari setelah pembongkaran terminal kargo lama.

Namun, agar pembongkaran terminal kargo lama dapat dilakukan tanpa mengganggu pelayanan, diperlukan terminal kargo baru yang sudah dapat beroperasi.

Di sisi lain, dokumen lingkup teknis PKBU juga menetapkan kewajiban BP Batam untuk melakukan investasi berupa pembangunan Terminal Kargo Baru paling lambat enam bulan setelah tanggal efektif kontrak.

Untuk memenuhi kewajiban tersebut, BP Batam telah melaksanakan pembangunan Terminal Kargo Baru pada tahun 2022.

Fasilitas Terminal Kargo Baru Belum Lengkap

PT BIB menyatakan belum dapat menerima dan mengoperasikan Terminal Kargo Baru karena fasilitas pendukung belum lengkap.

Beberapa fasilitas yang masih kurang antara lain mesin X-ray multiview, alat pendeteksi bahan peledak, serta inlet roller.

Menurut BIB, penyediaan fasilitas tersebut merupakan tanggung jawab BP Batam dan tidak termasuk dalam rencana investasi bersama dalam skema kerja sama.

Untuk mengatasi persoalan ini, PT BIB mengusulkan skema pengadaan fasilitas oleh pihaknya dengan mekanisme pengurangan porsi bagi hasil (revenue sharing) BP Batam.

Sementara itu, BP Batam mengusulkan pemenuhan fasilitas dilakukan melalui kompensasi berupa perpanjangan masa konsesi kepada PT BIB.

Namun hingga pemeriksaan dilakukan, kedua pihak belum mencapai kesepakatan terkait skema pembiayaan dan pemenuhan fasilitas terminal kargo baru.

Akibatnya, operasional terminal kargo baru yang diharapkan dapat mendukung pengembangan Bandara Hang Nadim masih tertunda, sementara pengelolaan kargo tetap berjalan di terminal lama. (A)

Berita Sebelumnya

Jaga Marwah, PWI Kepri Lakukan Penataan Keanggotaan Sesuai AD/ART Terbaru

Berita Selanjutnya

Kendaraan di Batam Melonjak, Parkir hingga Serobot Trotoar; DPRD: Langgar Hak Masyarakat

Berita Selanjutnya
Kendaraan di Batam Melonjak, Parkir hingga Serobot Trotoar; DPRD: Langgar Hak Masyarakat

Kendaraan di Batam Melonjak, Parkir hingga Serobot Trotoar; DPRD: Langgar Hak Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com