Rizieq Klaim Punya Dokumen Perjanjian dengan Intelijen RI - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Rizieq Klaim Punya Dokumen Perjanjian dengan Intelijen RI

10/Nov/2020 19:21
Habib Rizieq Hendak ‘Tsaurah’ di RI Jadi Polemik, FPI Jelaskan Maksud

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. (F: detik.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengaku menjalin kerja sama dengan Badan Intelijen Negara Indonesia. Dilansir CNNIndonesia.com, Rizieq mengaku pernah menyampaikan itu kepada pemerintah Arab Saudi ketika dirinya diisukan menjadi buronan yang melarikan diri dari Indonesia.

Mulanya Rizieq menceritakan bahwa Pemerintah Arab Saudi pernah memeriksa dirinya. Dewan keamanan Arab Saudi melakukan itu karena mendapat laporan bahwa Rizieq adalah buronan yang melarikan diri.

“Katanya saya ini buronan, melarikan diri, ada persoalan hukum yang saya hadapi, saya katanya red notice, nanti bahaya untuk keamanan Saudi,” kata Rizieq di depan para jemaahnya di Petamburan, Selasa (10/11) seperti dilansir dari akun youtube Front TV.

Rizieq lantas menjelaskan. Dirinya memang pernah tersangkut dua kasus hukum, tetapi sudah ada surat surat penghentian penyidikan dan penuntutan (SP3). Dia mengaku telah menjelaskan itu semua kepada pemerintah Arab Saudi.

Kemudian, Pemerintah Saudi kembali bertanya apakah Rizieq memiliki masalah dengan Badan Intelijen Negara Indonesia atau tidak. Rizieq menjawab tidak. Bahkan dia mengklaim menjalin kerja sama dengan badan intelijen itu.

“Saya punya dokumen, perjanjian antara saya dengan Badan Intelijen Negara Indonesia. Saya terjemahkan lagi dalam bahasa Arab. Resmi di situ,” kata Rizieq.

Baca Juga:  KSPI: Kenaikan Upah Minimum 2022 di Bawah Angka Inflasi

Dia tidak menjelaskan lebih rinci jenis kerja sama yang dijalinnya dengan badan intelijen negara tersebut. Rizieq mengatakan dokumen kerja sama itu hanya dia buka dalam keadaan terdesak.

“Dokumen ini belum dibuka ke masyarakat. Saya pikir tidak perlu kecuali kalau darurat,” katanya.

Rizieq mengklaim Pemerintah Arab Saudi langsung minta maaf. Pemerintah Saudi, klaim Rizieq, juga terkejut ketika melihat dokumen tersebut. Hingga kemudian, pemerintah Saudi berhenti menanyakan kasus hukum Rizieq.

“Saya tunjukkan mereka kaget. ‘Lho anda punya perjanjian begini bagus dengan negara tidak punya masalah. Kok dilaporkan macam-macam’. Nah ini yang jadi persoalan,” tutur Rizieq menceritakan kembali perbincangannya dengan pemerintah Saudi.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto untuk mengonfirmasi pernyataan Rizieq tersebut. Namun yang bersangkutan belum merespons.

Rizieq kini sudah tiba di Indonesia pada Selasa pagi (10/11). Dia dijemput ribuan orang di Bandar Soekarno-Hatta hingga akses lumpuh total. Rizieq lalu didampingi massa menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat.(*)

Berita Sebelumnya

Acara Launching 5 Juta Masker Dimulai di Hotel Radisson. Hadir Mendagri Bersama Istri

Berita Selanjutnya

Kabar Baik! PNS dan TNI-Polri Dapat THR dan Gaji-13 Tahun Depan

Berita Selanjutnya
Kabar Baik! PNS dan TNI-Polri Dapat THR dan Gaji-13 Tahun Depan

Kabar Baik! PNS dan TNI-Polri Dapat THR dan Gaji-13 Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com