RS Singapura Tertekan karena Lonjakan Covid-19, Ini Buktinya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

RS Singapura Tertekan karena Lonjakan Covid-19, Ini Buktinya

20/Sep/2021 10:31
Singapura Lockdown Ketat Satu Bulan

Ilustrasi suasana di Bandara Internasional Changi Singapura. (F: The Straits Times)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Covid-19 di Singapura diyakini membuat rumah sakit makin tertekan. Hal ini setidaknya dikatakan Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung, sebagaimana dimuat Channel News Asia (CNA), Minggu (19/09/2021).

Ia mengatakan unit darurat (A&E) serta bangsal umum di rumah sakit Singapura kini berada ‘di bawah tekanan’. Singapura terus mengalami kenaikan kasus Covid harian sebulan ini, hingga 1.000 kasus dalam dua hari terakhir.

Dilansir CNBCIndonesia.com, melalui sebuah posting Facebook, Ong mengatakan Kementerian Kesehatan (MOH) meminta masyarakat mulai usia 12 hingga 69 tahun yang sudah divaksinasi penuh dan tidak memiliki komorbiditas untuk isolasi mandiri (isoman) di rumah. Diketahui lebih dari 98% kasus tidak memiliki gejala atau gejala ringan.

MOH juga menyarankan pasien ke fasilitas perawatan masyarakat alih-alih rumah sakit. Termasuk menyiapkan lebih banyak fasilitas perawatan masyarakat yang bisa dipakai darurat dalam minggu mendatang.

“Ini agar tempat tidur rumah sakit, layanan A&E sampai ke mereka yang ‘paling’ membutuhkan. Kapasitas ICU kami masih bertahan, tetapi A&E dan bangsal umum yang mendapat tekanan,” kata Ong.

Baca Juga:  Satgas Covid Khusus Karantina Minta Dibentuk di Batam dan Tanjungpinang

“Rumah sakit dan petugas kesehatan kami tidak dapat terlalu terbebani. Pada titik ini, ini adalah tantangan terbesar Depkes dan kami melakukan yang terbaik untuk menyelesaikannya.”

Tiga rumah sakit umum telah memperingatkan waktu tunggu yang lebih lama untuk pasien masuk departemen A&E mereka. Antara lain Rumah Sakit Tan Tock Seng (TTSH), Rumah Sakit Khoo Teck Puat (KTPH) dan Rumah Sakit Universitas Nasional (NUH).

“Minggu terakhir sangat berat,” kata TTSH pada Minggu, menambahkan bahwa mereka telah menerima kasus positif dan dugaan ‘lebih tinggi dari biasanya’ melalui ambulans dan walk-in di A&E-nya.

“Dengan lonjakan kasus komunitas, kami bekerja keras untuk membuka lebih banyak ruang tunggu dan penyaringan, dan mengaktifkan lebih banyak bangsal dan staf untuk meningkatkan respons Covid-19 kami. Karenanya mungkin ada ketidaknyamanan seperti waktu tunggu yang lebih lama, janji temu klinik yang dijadwalkan ulang atau pembatasan kunjungan.”

Singapura kini tercatat memiliki total 77.804 kasus infeksi, bertambah 1.012 kasus dan 60 kasus kematian, menurut data Worldometers per Senin (20/9/2021).(*)

Berita Sebelumnya

Polisi: Napoleon Pukul dan Lumuri Kace dengan Kotoran Manusia

Berita Selanjutnya

Hari Kedua Tenggelamnya KLM Tirta Mulia: 2 ABK Masih Belum Ditemukan. Diduga Hanyut Tidak Terjebak di Kapal

Berita Selanjutnya
Hari Kedua Tenggelamnya KLM Tirta Mulia: 2 ABK Masih Belum Ditemukan. Diduga Hanyut Tidak Terjebak di Kapal

Hari Kedua Tenggelamnya KLM Tirta Mulia: 2 ABK Masih Belum Ditemukan. Diduga Hanyut Tidak Terjebak di Kapal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com