RSUD EF Akhirnya Bayar Jaspel Ketenagakerjaan, Tapi Jaspel BPJS Masih Tertunggak 4 Bulan? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

RSUD EF Akhirnya Bayar Jaspel Ketenagakerjaan, Tapi Jaspel BPJS Masih Tertunggak 4 Bulan?

by BATAM NOW
23/Jun/2025 10:29
Persediaan Obat Nyaris Kosong, Diduga RSUD Kota Batam Cekak Dana, Direktur Membantah

RSUD Embung Fatimah, Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah (EF) akhirnya membayarkan uang jasa pelayanan (Jaspel) langganan atau BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kesehatan (Nakes), setelah isu keterlambatan pembayaran disorot media.

Namun, dilaporkan sumber, Jaspel BPJS untuk pelayanan kesehatan masih belum dibayarkan untuk periode Februari hingga Mei 2025.

Informasi yang diperoleh BatamNow.com menyebutkan, pembayaran dilakukan melalui transfer bank pada Jumat (20/06/2025) malam, hanya sehari setelah disorot media.

Baca Juga:  Di Balik Kasus Alif di RSUD EF, Diduga 450 Nakes Tak Terima Jaspel 5 Bulan: Luput dari Sidak Wali Kota

Pembayaran tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp internal rumah sakit pada Sabtu (21/06) dengan pesan, “Sudah masuk ke rekening kemarin sore, mohon dicek terutama yang tidak memiliki e-banking. Jaspel Langganan UB Mei 2025 ASN“.

Seorang pegawai RSUD EF membenarkan adanya pembayaran itu ke rekening masing-masing Nakes.

“Benar, kami baru diberitahu malam kemarin setelah berita dari media keluar,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Namun, menurut beberapa sumber, Jaspel BPJS untuk pelayanan kesehatan—yang nilainya jauh lebih besar—masih menunggak, belum dibayarkan hingga kini.

“Yang kami harapkan sebenarnya Jaspel BPJS, karena nilainya besar dan sangat kami butuhkan untuk kebutuhan hidup,” ujar salah satu tenaga medis.

Masalah keterlambatan ini menimbulkan keresahan di kalangan Nakes. Sebagian besar dari mereka bergantung pada Jaspel sebagai sumber pendapatan utama.

Berita BatamNow.com sebelumnya pada Kamis (19/06/2025) berjudul “Di Balik Kasus Alif di RSUD EF, Diduga 450 Nakes Tak Terima Jaspel 5 Bulan: Luput dari Sidak Wali Kota”.

Berita yang memaparkan dugaan pengabaian hak-hak tenaga kesehatan RSUD EF yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Kepala Dinas Kominfo Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Rudi Panjaitan, tetiba memberikan klarifikasi menanggapi pemberitaan tersebut.

Disebutkan, Jaspel Ketenagakerjaan (langganan) telah dibayarkan oleh pihak rumah sakit.

Namun dalam klarifikasi itu, baik Rudi maupun Direktur RSUD EF tak menjelaskan, selain Jaspel Ketenagakerjaan apakah Jaspel BPJS pelayanan kesehatan juga telah dibayarkan hingga periode Mei 2025.

Hingga berita ini dipublikasikan, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD EF, dr. Riyaldi; maupun Direktur RSUD EF, drg. Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari; belum menjawab klarifikasi media ini atas tunggakan Jaspel BPJS pelayananan kesehatan yang masih belum dibayarkan.

Hal yang sama juga terjadi pada Rudi Panjaitan, yang memilih bungkam saat dikonfirmasi ulang oleh BatamNow.com.

Minta RSUD Diaudit Menyeluruh

Direktur Eksekutif Batam Labor and Public Policies, Rikson Tampubolon, menilai keterlambatan pembayaran Jaspel hingga 4-5 bulan adalah pelanggaran terhadap etika pelayanan publik.

“Sistem pengelolaan yang tidak transparan ini sudah terlalu lama dibiarkan. Ini bukan lagi kelalaian biasa,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua DPP Kepri Lembaga Investigasi Tipikor dan Hukum Kinerja Aparatur Negara (LI-Tipikor) Panahatan SH, menyayangkan masalah yang terus menimpa para Nakes di RSUD EF.

Ia mendorong adanya audit menyeluruh terhadap sistem pengelolaan insentif di rumah sakit tersebut.

Dua tenaga medis yang pernah bekerja di RSUD EF, juga mengungkapkan permasalahan tersebut.

“Kami dulu mengalaminya, karena perhitungan Jaspel tidak jelas dan pembayarannya selalu terlambat. Karena itu kami memilih pindah ke rumah sakit ini, dan di sini pembayaran uang jaspel selalu tepat tiap bulan dan rinciannya transparan,” ungkap mereka. (A/Red)

Berita Sebelumnya

STQH XI Kepri 2025 Resmi Dibuka, Gubernur Ansar Serukan Penguatan Nilai Islam

Berita Selanjutnya

Rikson Tampubolon Desak Audit RSUD EF Batam: “Ini Bukan Lagi Masalah Teknis”

Berita Selanjutnya
Pelayanan Kesehatan adalah Hak Mendasar Setiap Warga Negara

Rikson Tampubolon Desak Audit RSUD EF Batam: “Ini Bukan Lagi Masalah Teknis”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com