Saat PPKM, Anggota DPR RI Resepsi Nikah di Solo, Dibubarkan. 5 Anggota DPRD Asahan, Pesta Narkoba Bersama Ladies Companion, Dicokok - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Saat PPKM, Anggota DPR RI Resepsi Nikah di Solo, Dibubarkan. 5 Anggota DPRD Asahan, Pesta Narkoba Bersama Ladies Companion, Dicokok

by BATAM NOW
09/Agu/2021 17:50
Saat PPKM, Anggota DPR RI Resepsi Nikah di Solo, Dibubarkan. 5 Anggota DPRD Asahan, Pesta Narkoba Bersama Ladies Companion, Dicokok

Ilustrasi LC. (F: Phil McCarten/ Getty Images)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Resepsi pernikahan anggota DPR RI di salah satu restoran dan hotel di Kota Solo, Sabtu (07/08/2021) dibubarkan Satpol PP.

Sebab, Kota Solo sendiri masih menjalani PPKM Level 4.

Dilansir dari Suara.com, salah satu poin dari Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo adalah melarang adanya resepsi pernikahan. Agenda pernikahan hanya sebatas ijab di KUA.

Dari informasi yang didapatkan, resepsi tersebut merupakan pernikahan anggota Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luluk Nur Hamidah.
Dia menikah dengan Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Alfitra Salamm.

“Sudah tahu nok (Itu sudah tahu),” ungkap Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat ditanya sosok yang menggelar resepsi adalah Luluk Nur Hamidah, Senin (09/08).

Gibran mengatakan jika semua pihak harus menahan diri dulu dan ikuti aturan yang sudah ada.

Aturannya sudah jelas akab nikah di KUA dan tidak ada resepsi.

“Aturan ya aturan tidak pandang bulu. Tapi yang bersangkutan sudah kooperatif dan acara sudah digeser, jadi tidak perlu dipanggil,” terang putra sulung Presiden Jokowi.

Terpisah, Kepala Satpol PP Solo Arif Darmawan mengatakan mengetahui adanya resepsi pernikahan dari informasi masyarakat.

Kemudian dicek ke lokasi dan memang benar ada. “Ada sekitar 100-an tamu undangan yang sudah hadir dan kita kondisikan untuk kita dorong pulang saat itu juga,” tegas Arif.

Arif menambahkan, dari tamu yang datang ada salah satu pejabat negara. Itu diketahui dari informasi yang dihimpun di lapangan.  Tapi, Arif enggan menyebutkan siapa yang merupakan pejabat negara.

“Mereka memakai masker semua, anggota kami tidak hapal siapa mereka satu per satu,” tandas dia.

Sebenarnya, akad nikah sudah digeser ke KUA dan awalnya memang di tempat yang sama. Tapi setelah akad, mereka kembali ke lokasi untuk resepsi itu.

Baca Juga:  Soal Wacana Ekspor Pasir Laut di Batam, Adian Napitupulu Bilang Begini

Labuhanbatu Utara (Labura) Asahan

Sebelumnya, lima anggota DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) dinyatakan positif narkoba setelah dicokok dalam satu razia di tempat karaoke di Asahan.

Sebagaimana dilansir dari detik.com, kelimanya berada dalam satu ruangan bersama delapan wanita pemandu lagu atau ladies companion (LC).

“Iya diamankan satu lokasi mereka satu ruangan begitu,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting, saat dimintai konfirmasi, Senin (09/08).

Nasri mengatakan ada delapan orang LC dan sembilan pria yang diamankan dalam satu ruangan karaoke. Lima dari sembilan pria itu adalah anggota DPRD Labura.

“Yang diamankan delapan orang perempuan, sembilan laki-laki,” ucapnya.

Hingga kini, seluruhnya masih berada di Polres Asahan. Dia mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang ditangkap.

“Masih diperiksa. Gelar perkara lagi belum,” kata dia.

Sebelumnya, lima anggota DPRD Labura ditangkap saat razia PPKM di salah satu tempat karaoke di Kabupaten Asahan, Sabtu (07/08) dini hari. Lima anggota DPRD Labura ini ditangkap bersama sejumlah wanita.

“Benar, diserahkan oleh tim razia PPKM. Masih penyidikan,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting.

Polisi kemudian melakukan tes urine terhadap para pihak yang ditangkap. Hasilnya, para anggota DPRD Labura itu positif narkoba.

“Iya, seluruhnya (5 anggota DPRD Labura yang diamankan) positif (mengonsumsi narkoba),” ucap Nasri.

Para anggota DPRD Labura yang terjaring razia itu adalah JS, AB, KAP, GK, dan PG. Dua di antaranya, yakni AB dan PG, telah dipecat oleh partai masing-masing.

Saat PPKM saja para anggota legislatif pusat dan daerah ini, tak senonoh.

Ada-ada saja gaess.(*)

Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar Akan Tunda Pengadaan Mobil Dinas Pemprov

Berita Selanjutnya

Wali Kota Batam: Mulai Hari Ini Isoman Menjadi Isoter

Berita Selanjutnya
Wali Kota Mau Mengintegrasikan Pemko dan BP Membangun Batam. Termaktub di RPP KPBPB

Wali Kota Batam: Mulai Hari Ini Isoman Menjadi Isoter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com