Saham PURI di Zona Merah, Pengamat: Prospek Sektor Properti Tetap Menjanjikan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Saham PURI di Zona Merah, Pengamat: Prospek Sektor Properti Tetap Menjanjikan

04/Mar/2022 19:02
40 Emiten Bakal Delisting di BEI. Saham PT Sat Nusapersada dan Puri Global Sukses Melemah

Karyawan berada di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/01/2022). (F: Bisnis.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (04/03/2022), ditandai dengan melorotnya indeks saham emiten PT Puri Global Sukses Tbk, sebesar -4,00 (1,08%). Praktis dalam seminggu ini, emiten berkode PURI ini hanya satu kali berada di zona merah, yakni di angka 394 pada 1 Maret lalu.

Pada pembukaan perdagangan, saham PURI di angka 354, sempat melorot ke angka 352, lalu naik tajam hingga menyentuh angka 372. Sayangnya, kembali melorot di angka 368 saat penutupan.

Menurut Kepala Riset Praus Capital, Marolop Alfred Nainggolan, secara valuasi saham-saham properti sudah sangat murah. Hal ini dapat terlihat saat membandingkan nilai saham dengan nilai aset propertinya (Nett Asset Value/NAV).

“Saat ini rata-rata harga saham perusahaan properti telah ter-discount hingga 60 persen – 70 persen dari NAV. Begitu juga dengan perbandingan harga saham terhadap nilai buku atau Price to Book Value (PBV) yang per akhir Januari 2022 rata-rata hanya 0,6 kali atau ter-discount 40 persen dari nilai bukunya,” ujarnya di BEI, Jakarta, Jumat (04/03).

Baca Juga:  Gubernur Ansar ke Turki Promosikan Potensi Kepri

Meski begitu, diakuinya kondisi saat ini dimana ekonomi sedang menuju pemulihan, kondisi harga saham properti masih mengalami fluktuatif, bahkan cenderung tertinggal dibanding sektor-sektor lainnya.

Menurutnya, peluang kebangkitan sektor properti tetap ada. Apalagi bila didukung kebijakan-kebijakan yang mampu mendorong peningkatan angka penjualan. “Banyak perusahaan properti sekarang masih wait and see dengan kebijakan pemerintah. Namun, prospek positif ke depan tentu saja sangat memungkinkan. Ke depan, prospek sektor properti tetap menjanjikan,” tukasnya.

Terkait adanya pengaruh perang Rusia – Ukraina terhadap nilai saham sektor properti, menurutnya, sedikit banyak tentu terdampak. (RN)

Berita Sebelumnya

BP Batam Gelar Lelang SPAM Batam, Kerja Sama Pengelolaan Air Minum Hingga 15 Tahun

Berita Selanjutnya

CNN hingga BBC Setop Siaran di Rusia Takut Kena Sanksi UU Baru Putin

Berita Selanjutnya
LBH Pers Luncurkan Protokol Keamanan Jurnalis. Sekjen SMSI: Perlu Diajukan Menjadi Mata Uji Kompetensi

CNN hingga BBC Setop Siaran di Rusia Takut Kena Sanksi UU Baru Putin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com