Sayembara Baca Puisi Multimedia PWI Ditutup, 27 Karya Tereliminasi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Sayembara Baca Puisi Multimedia PWI Ditutup, 27 Karya Tereliminasi

03/Des/2021 16:12
Sayembara Baca Puisi Multimedia PWI Ditutup, 27 Karya Tereliminasi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Bentang masa pengiriman karya Sayembara Baca Puisi Multimedia PWI Pusat resmi ditutup, Kamis (02/12/2021) kemarin.

Panitia terlihat sibuk memilah dan memilih video-video pembacaan puisi multimedia bertema ‘Bersemi Kala Pandemi’ yang dikirim para peserta dari Aceh hingga Papua.

Menurut Ketua Panitia, Ramon Damora, panitia diamanahkan menjadi gerbang awal penyeleksian setiap karya yang masuk. Sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Jangankan dua atau tiga syarat diabaikan, satu ketentuan saja tidak dipenuhi peserta maka panitia dengan terpaksa menggugurkan karyanya sebelum dikirim ke meja Dewan Juri.

Misalnya ada sejumlah peserta mengirimkan video berdurasi lebih 10 menit, padahal ketentuannya maksimal 5 menit. Ada yang tidak mencantumkan logo PWI, lupa menyertakan teks puisi, dan sebagainya.

“Banyak pula yang mengirim video ke nomor ponsel narahubung panitia, dengan dalih tidak tahu cara menggunakan email atau sinyal buruk, mereka lupa bahwa semangat lomba baca puisi multimedia ini adalah menyongsong era digital,” kata Ramon.

Panitia berpikir, kompromi kepada peserta yang kurang mengindahkan syarat lomba, sama saja dengan tidak menghargai peserta yang bertungkus lumus menyiapkan segala sesuatunya dengan baik.

“Seniman juga harus belajar disiplin,” tegas Ramon.

Walhasil, urai dia, hingga tenggat waktu yang ditetapkan panitia menerima 107 karya video puisi multimedia dari hampir seluruh provinsi di tanah air. Dari 107 itu, ada 27 karya yang tereliminasi karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan. Sisanya, 80 karya, akan diserahkan ke meja Dewan Juri hari ini.

Dewan Juri babak penyisihan terdiri dari Hasan Aspahani dan Dheni Kurnia. Dua nama besar di blantika sastra kontemporer Indonesia. Hasan Aspahani adalah seorang penyair, novelis, esais, penulis skenario film, dan influencer dunia literasi yang masyhur dikenal di dunia maya dengan nama @jurubaca.

Baca Juga:  Menteri Airlangga Lantik Wan Darussalam Jadi Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Ini Pesannya

Sedangkan Dheni Kurnia merupakan sastrawan, budayawan, jurnalis senior. Tahun 2018, buku puisi alumni LES Mounclear College, Los Angeles, California, Amerika Serikat, ini berjudul ‘Bunatin’ mendapatkan penghargaan sebagai Buku Puisi Terbaik Anugerah Hari Puisi Indonesia.

Ramon menambahkan, Dewan Juri bakal menilai setiap video puisi multimedia yang masuk setidaknya dengan enam indikator penilaian: penghayatan/ penjiwaan, ekspresi/ gestur, vokal/ artikulasi/ intonasi, orisinalitas, kreativitas multimedia serta konsep dan ketepatan makna puisi terhadap tema.

“Hingga pertengahan Desember 2021 Dewan Juri akan bekerja memilih 5 finalis yang akan diundang berlomba di laga final pada acara Malam Apresiasi Puisi ‘Bersemi Kala Pandemi’ di Kendari, Sulawesi Tenggara, tanggal 8 Februari 2022, tentu segalanya kami tanggung baik transportasi maupun akomodasi,” ujar Ketua Bidang Budaya PWI Pusat ini.

Selain 5 finalis, panitia juga akan meminta kesediaan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, untuk memilih 5 video favorit yang masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp 500 ribu. Adapun di malam final Kendari, juara pertama berhak atas hadiah Rp 10 juta, juara kedua Rp 7 juta, juara ketiga Rp 5 juta, dan dua juara harapan masing-masing Rp 1,5 juta.

“Kita doakan juri agar bisa segera bekerja dengan merdeka gembira. Bila tak ada aral melintang, pengumuman 5 finalis dan 5 favorit akan kami siarkan secara virtual pada pertengahan Desember. Sampai bertemu di Kendari,” demikian Ramon. (*)

Berita Sebelumnya

Presiden Perintahkan Kapolri Ganti Kapolda yang Tak Bisa Mengawal Investasi

Berita Selanjutnya

Riset: Vaksin Covid-19 Ini Paling Bagus Jadi Booster

Berita Selanjutnya
Dosis Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Adakah Efek Sampingnya?

Riset: Vaksin Covid-19 Ini Paling Bagus Jadi Booster

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com