Setahun Pimpin DPW NasDem Kepri, Amsakar Mundur: Ada Apa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Setahun Pimpin DPW NasDem Kepri, Amsakar Mundur: Ada Apa?

23/Feb/2026 20:22
Kebun Digusur, Warga Rempang Kecewa Belum Dapat Jawaban Memuaskan dari Wali Kota Batam

Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pengunduran diri Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dari jabatan Ketua DPW Partai NasDem Kepulauan Riau memantik beragam tafsir politik.

Keputusan itu diambil setelah sekitar setahun memimpin DPW dan hampir satu dekade berkiprah di NasDem sejak menjabat Ketua DPD NasDem Batam pada 2016.

Posisinya kini digantikan Pietra Machreza Paloh. Pergantian ini menarik perhatian karena Amsakar terpilih sebagai Wali Kota Batam dengan dukungan NasDem dan telah setahun memimpin bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

Fokus Pemerintahan

Alasan resmi yang disampaikan adalah ingin fokus pada tugas pemerintahan. Dengan posisi ganda sebagai Wali Kota dan Kepala BP Batam, langkah mundur dari jabatan partai dinilai sebagai upaya menjaga profesionalitas dan menghindari potensi konflik kepentingan.

Meski demikian, dalam praktik politik nasional, kepala daerah merangkap jabatan partai bukan hal yang asing.

Dinamika Internal dan Koalisi?

Sebagai jabatan strategis, Ketua DPW memiliki bobot politik besar. Mundurnya Amsakar bisa dibaca sebagai reposisi internal atau strategi menjaga fleksibilitas politik, terutama di tengah tuntutan stabilitas investasi dan proyek strategis di Batam.

Spekulasi juga mengaitkan keputusan ini dengan dinamika koalisi, mengingat wakilnya berasal dari Partai Gerindra yang kini dominan di tingkat nasional.

Namun koalisi Pilkada Batam melibatkan sekitar 11 partai, dan sejauh ini tak ada pernyataan resmi soal benturan politik di daerah.

Pada akhirnya, publik akan menilai dari dampaknya: apakah langkah ini murni untuk efektivitas pemerintahan atau bagian dari kalkulasi politik yang lebih luas. Waktu yang akan menjawab. (Red)

Berita Sebelumnya

PH Minta Hakim Bebaskan Fandi Ramadhan: Tidak Ada Mens Rea

Berita Selanjutnya

Dari Anak Nelayan Jadi Terdakwa Sabu 2 Ton, Fandi Ramadhan Menangis: Saya Hanya ABK, Tak Tahu Muatan Narkotika

Berita Selanjutnya
Dari Anak Nelayan Jadi Terdakwa Sabu 2 Ton, Fandi Ramadhan Menangis: Saya Hanya ABK, Tak Tahu Muatan Narkotika

Dari Anak Nelayan Jadi Terdakwa Sabu 2 Ton, Fandi Ramadhan Menangis: Saya Hanya ABK, Tak Tahu Muatan Narkotika

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com