BatamNow.com – Mulyadi Rahmanda (20), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang yang hilang kontak 8 hari ini akhirnya menghubungi orangtuanya yang tinggal di Kota Batam.
Hal ini diungkapkan ibu kandung Mulyadi, Linda Kristianti kepada BatamNow.com.
“Ada perkembangan, Mulyadi sempat tadi video call. Dia ada di Aceh tapi lokasinya dia tidak tahu dimana,” Linda mengirim pesan WhatsApp kepada awak media ini, Sabtu (16/10/2021) malam.
Linda jelaskan, anaknya itu mengaku tidak sadar sudah berada di lokasi itu.
“Katanya dia baru sadar ditolong orang,” lanjut Linda.
Dihubungi BatamNow.com, Linda mengungkapkan Mulyadi sendiri yang melakukan panggilan video sekira pukul 17.00.
“Tapi kayak orang linglung gitu dia,” ujarnya.
Ditanya mengenai lokasinya, Mulyadi tak tahu pasti dan hanya mengatakan dia berada di Aceh, dengan kondisi sekitar seperti daerah pelosok.
Linda pun menyuruh anaknya itu untuk memperlihatkan lingkunan sekitarnya lewat video call itu.
“Saya suruh untuk memperlihatkan lokasi sekitarnya, memang hutan saja sekelilingnya,” imbuhnya.
“Dia katanya tinggal di rumah orang. Tapi pas saya suruh tunjukin, dia bilang orang tersebut lagi pergi melaut,” lanjutnya.
Menurut dia, ayah Mulyadi yakni Kamaruddin sudah berkoordinasi dengan kepolisian di Padang, lokasi Mulyadi terakhir menghilang tak ada kabar hingga 8 hari.
Kepada BatamNow.com, Linda mengatakan bahwa hingga kini mereka masih bisa berkomunikasi dengan Mulyadi yang kini di Aceh itu.
“Tapi sekarang lagi istirahat,” pungkasnya, Sabtu (16/10) malam.
Diberitakan sebelumnya, Mulyadi hendak pulang ke Batam dengan penerbangan Lion Air pukul 10.00 melalui Bandara Internasional Minangkabau, Padang pada Kamis (07/10).
Namun ia gagal berangkat karena hanya membawa hasil tes Antigen, padahal dia yang masih divaksinasi Covid-19 dosis 1 itu seharusnya melampirkan hasil tes RT-PCR.
Ia pun beranjak dari bandara dan masih sempat menghubungi dan meminta uang biaya RT-PCR kepada orangtuanya untuk penerbangan keesokan harinya. Pada Jumat (08/10) pagi, Mulyadi masih sempat berkomunikasi dengan ibunya dan itulah yang terakhir hingga dia melakukan video call lagi hari ini, Sabtu (16/10) malam. (Hendra)

