Singapura Konfirmasi Kasus Pertama Penularan Lokal Cacar Monyet - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Singapura Konfirmasi Kasus Pertama Penularan Lokal Cacar Monyet

07/Jul/2022 07:55
VTL vs Travel Bubble

Singapura. (F: iStockphoto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) pada Rabu (06/07/2022) malam waktu setempat mengumumkan, telah menemukan kasus pertama penularan lokal cacar monyet.

Dilansir Kompas, penderita diidentifikasi seorang pria berkewarganegaraan Malaysia yang menetap di “Negeri Singa”.

Pria berusia 45 tahun itu saat ini dirawat inap di National Centre for Infectious Diseases (NCID), rumah sakit di distrik Novena, Singapura Tengah, yang menangani pasien penyakit menular seperti Covid-19 dan cacar monyet.

Pria yang tidak disebutkan namanya ini mulai tidak sehat pada 30 Juni ditandai dengan ruam di kulit perut bagian bawahnya.

Berselang dua hari kemudian pada 2 Juli, kondisinya melemah dengan gejala rasa lelah luar biasa dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Kondisi pasien cacar monyet Singapura ini memburuk setelah dia mengalami demam dan sakit tenggorokan pada 4 Juli. Dia pun akhirnya memutuskan pergi berobat ke dokter.

Sejumlah tes dilakukan dan hasilnya negatif. Pria itu dirujuk ke NCID dan segera dirawat di ruang isolasi yang akhirnya dikonfirmasi positif cacar monyet. Kondisinya saat ini menurut MOH berada dalam keadaan stabil.

Kementerian Kesehatan Singapura mengambil langkah cepat mengkarantina tiga orang selama 21 hari, yaitu dua yang tinggal serumah dengan pasien dan seorang lagi yang bertemu dengannya.

Baca Juga:  Dukung PPKM Darurat dan Mikro, BP Batam Kerahkan 37 Personel Ditpam

Pelacakan kontak (contact tracing) sedang dilakukan untuk menelusuri lebih jauh siapa saja yang telah bertemu dengan pasien.

Penularan Cacar Monyet di Singapura

Kasus infeksi lokal cacar monyet ini berselang dua minggu setelah penemuan kasus impor pada 22 Juni.
MOH memastikan kedua kasus tidak berhubungan sama sekali.

Kasus impor pramugara berkebangsaan Inggris itu adalah kasus impor pertama cacar moyet di Singapura sejak Mei 2019, ketika seorang warga Nigeria positif terjangkit penyakit akibat infeksi virus monkeypox tersebut.

Pramugara berusia 42 tahun itu juga menderita ruam di kulitnya yang disusul dengan demam.
Sejauh ini MOH mengutarakan, warga Singapura tidak perlu cemas karena penularan cacar monyet adalah melalui kontak fisik dekat dalam jangka waktu yang lama.

Mayoritas pasien cacar monyet juga akan sembuh dalam 2 hingga 4 minggu.

Hanya sebagian kecil pasien cacar monyet yang mengalami gejala sangat parah hingga meninggal. Mereka biasanya anak-anak, ibu hamil, dan penderita yang memiliki gangguan kekebalan tubuh. (*)

Berita Sebelumnya

Hasan: Gubernur Ansar Akan Solat Iduladha di Tarempa

Berita Selanjutnya

Draf Final RKUHP: Aborsi Akibat Korban Perkosaan Tidak Bisa Dipidana

Berita Selanjutnya
Draf Final RKUHP: Aborsi Akibat Korban Perkosaan Tidak Bisa Dipidana

Draf Final RKUHP: Aborsi Akibat Korban Perkosaan Tidak Bisa Dipidana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com