BatamNow.com, Jakarta – Sejak dibayarkan tahap 1 uang makan sekitar 145 relawan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Batam, Kepulauan Riau, periode Januari – Maret 2022, Jumat (23/09/2022), hingga kini belum ada kejelasan kapan kekurangan pembayaran periode mulai April 2022.
“Kami coba tanyakan ke unit terkait yakni, Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polhukam PMK BPKP RI. Karena itu yang menjadi mitra dari BNPB,” kata Humas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nadia kepada BatamNow.com, di Kantor BPKP RI, Jakarta, Rabu (12/10/2022) siang.
Dia menjelaskan, berlarutnya proses audit yang dilakukan BPKP, bisa jadi mungkin ada kekurangan data yang masih perlu dilengkapi oleh BNPB. “Kami melakukan audit berdasarkan data-data yang dikirim oleh BNPB,” ujarnya.
Nadia berharap para relawan bisa bersabar menunggu hasil audit BPKP selesai. “Kami akan upayakan secepatnya, tapi semua berpulang pada data-data yang diberikan,” imbuhnya.
Dirinya juga berharap, proses audit bisa segera diselesaikan dan dana kompensasi kepada para relawan di RSKI Galang bisa dibayarkan.
Sementara itu ketika dikonfirmasi terkait kemungkinan ada kekurangan data dari BNPB, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengaku tidak mengetahui kalau ada kekurangan data. “Tidak ada informasi terkait hal tersebut,” kata Prof Wiku.
Sejauh ini, para relawan tetap sabar menunggu pembayaran uang makan yang tertunda sejak April 2022, atau berjalan 7 bulan hingga kini.
“Kami masih menunggu untuk yang sisanya. Nggak mau terlena. Tetapi dengan berita kemarin diangkat memang sangat berefek. Terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini sudah membantu mengangkat berita ini,” tukas perwakilan relawan, dr Alhamzah Juliandou. (RN)

