Studi: Suntik Booster Buat Pasien Covid Omicron Lebih Cepat Sembuh - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Studi: Suntik Booster Buat Pasien Covid Omicron Lebih Cepat Sembuh

08/Apr/2022 15:00
5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Ilustrasi vaksinasi. (F: Freepik)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Orang yang divaksinasi dan sudah mendapat booster Covid-19, pulih tiga hari lebih awal dari gejala varian Omicron dibandingkan dengan orang yang terinfeksi varian Delta.

Dilansir CNN Indonesia, studi ini juga menemukan bahwa orang dengan Omicron secara signifikan lebih kecil kemungkinannya kehilangan indra penciuman.

Untuk mengetahui perbedaan bagaimana Omicron dan Delta membuat pasien sakit, para peneliti menggunakan aplikasi smartphone gratis bernama ZOE di mana lebih dari 63.000 orang yang divaksinasi di Inggris berusia 16-99 melaporkan sendiri gejala Covid mereka antara Juni 2021 dan Januari 2022.

Bagi mereka dengan dua dosis vaksin ditambah booster, gejala dari Omicron berlangsung 4,4 hari, dibandingkan dengan 7,7 untuk Delta — perbedaan 3,3 hari.

Mengutip AFP, orang yang mendapat dua dosis tetapi tidak mendapat suntikan booster mengalami gejala Omicron hilang dalam 8,3 hari, dibandingkan dengan 9,6 hari untuk Delta, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis Lancet.

Pemulihan yang lebih cepat menunjukkan “bahwa periode penularan mungkin lebih pendek, yang pada gilirannya akan berdampak pada kebijakan kesehatan di tempat kerja dan panduan kesehatan masyarakat,” kata para peneliti.

Penelitian, yang akan dipresentasikan pada Kongres Mikrobiologi Klinis Eropa dan Penyakit Menular di Lisbon akhir bulan ini, juga menemukan bahwa hanya 17 persen dari mereka yang menderita Omicron kehilangan indra penciuman, dibandingkan dengan 53 persen untuk Delta.

Namun orang dengan Omicron memiliki 55 persen peningkatan risiko sakit tenggorokan, dan 24 persen lebih mungkin untuk mengembangkan suara serak.

Studi ini juga menemukan bahwa pasien Omicron 25 persen lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit.

Penulis studi Cristina Menni dari King’s College London mengatakan itu adalah makalah peer-review pertama dengan sejumlah besar peserta yang melihat gejala yang berbeda dari dua varian. (*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Perkara Pembunuhan Cikok Tahun 2003, Saksi Kejaksaan Mengaku Tak Tahu Penetapan Hakim atas Cun Heng

Berita Selanjutnya

Beli Pertalite Pakai Jeriken Dilarang, Pertamina: Harus Langsung ke Pengguna, Bukan Dijual Lagi

Berita Selanjutnya
BPH Migas Minta Pertamina Monitor dan Amankan Stok. Agustiawan: Sampai Desember Penyaluran BBM Dijamin Terkendali

Beli Pertalite Pakai Jeriken Dilarang, Pertamina: Harus Langsung ke Pengguna, Bukan Dijual Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com