Terdakwa Yehezkiel Bersimpuh di Pangkuan Ibu Usai Dinasihati Hakim PN Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Terdakwa Yehezkiel Bersimpuh di Pangkuan Ibu Usai Dinasihati Hakim PN Batam

15/Okt/2026 07:28
Terdakwa Yehezkiel Bersimpuh di Pangkuan Ibu Usai Dinasihati Hakim PN Batam

Terdakwa perkara kasus penganiayaan, Yehezkiel Benaya Christo Hutagalung memeluk ibunya, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (14/10/2026). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Terdakwa perkara kasus penganiayaan, Yehezkiel Benaya Christo Hutagalung bersimpuh di pangkuan ibunya sambil menangis, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (14/10/2026).

Momen tersebut terjadi setelah Ketua Majelis Hakim Yuanne Marietta memberikan nasihat agar terdakwa tidak mengulangi perbuatan yang membuat kedua orangtuanya khawatir.

Sebelumnya, ibu dan ayah Yehezkiel memberikan kesaksian sebagai saksi a de charge, yakni saksi yang dihadirkan oleh pihak penasihat hukum terdakwa untuk memberikan keterangan yang meringankan.

Dalam persidangan tersebut, Romauli Hutabalian, ibu Yehezkiel, menangis saat menceritakan kondisi anaknya ketika pertama kali diantar pulang oleh seorang teman.

“Saat itu Yehezkiel diantar temannya dengan kondisi babak belur, matanya bengkak menghitam, sekujur tubuhnya juga lebam-lebam dan tangan bengkak,” ujar Romauli sembari menangis di hadapan majelis hakim.

Romauli mengatakan, dirinya dan suami sempat terdiam dan syok melihat kondisi anak mereka. Yehezkiel kemudian menyampaikan kepada orangtuanya bahwa dirinya dikeroyok.

“Saat dia diantar temannya dengan kondisi seperti itu kami shock dan terdiam, saya diam bapaknya juga diam. Temannya mengkompres matanya, saya langsung masuk kamar dan berdoa,” tuturnya.

Kesedihan Romauli semakin bertambah setelah melihat video yang disebutnya merekam pengeroyokan terhadap anaknya. Ia mengaku terpukul menyaksikan kondisi Yehezkiel dalam rekaman tersebut.

Baca Juga:  Saksi Kasus Penganiayaan Homestay Mimi Coco Batam Ungkap Yehezkiel Minta Maaf Sebelum Perkelahian

“Setelah saya lihat video itu saya semakin stres, yang mulia. Kok sampai kayak gini anakku dibuat orang ini, di.mana hati nuraninya,” katanya sembari menangis.

Dalam kesaksiannya, Romauli juga mengungkapkan bahwa Yehezkiel mengalami keluhan sakit pada bagian pinggul. Keluarga, kata dia, telah membawa anaknya berobat dan menjalani terapi urut.

“Kami bawa berobat, kami bawa mengurut, jadi dia itu harusnya mengurut sekali seminggu selama 6 bulan, katanya pinggulnya bergeser dan, tangan dia itu semua bengkak,” jelasnya.

Hakim Minta Terdakwa Minta Maaf kepada Orangtua

Usai mendengarkan kesaksian kedua orangtua terdakwa, Ketua Majelis Hakim Yuanne Marietta memberikan nasihat kepada Yehezkiel. Hakim mengingatkannya agar tidak mengulangi perbuatan yang membuat kedua orangtuanya khawatir dan cemas.

“Yehezkiel kamu lihat orangtuamu itu sampai seperti ini, jangan lagi kamu ulangi perbuatanmu yang seperti itu ya, kamu masih muda, kamu itu anak pintar, kamu minta maaf sama orangtuamu,” ujar Yuanne.

“Iya, yang mulia,” jawab Yehezkiel.

Setelah mendengar nasihat tersebut, Yehezkiel menghampiri kedua orangtuanya dan bersimpuh di pangkuan ibunya sambil menangis. Romauli langsung memeluk anaknya.

Persidangan selanjutnya dijadwalkan memasuki agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum pada Rabu (21/10/2026). (H)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Jelaskan Blackout Batam-Bintan, Suroso Isnandar Kini Dirut PLN Gantikan Darmawan Prasodjo

Berita Selanjutnya

Penyebab Blackout Batam Simpang Siur: Hewan Liar, Petir dan Masalah Peralatan

Berita Selanjutnya
Burung Pipit Mao Zedong Jadi Kambing Hitam, Binatang Liar Batam Disebut Penyebab Blackout Listrik

Penyebab Blackout Batam Simpang Siur: Hewan Liar, Petir dan Masalah Peralatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com