BatamNow.com – Hingga Kamis (20/01/2022), tim SAR gabungan masih mencari Ahmad Suhadi Putra (17) yang hilang setelah terpeleset dari atas kapal di PT Delta Shipyard dan terjatuh ke laut.
“Kegiatan Ops SAR hari kedua dengan total luas area pencarian ± 2,5 nautical mile (NM),” jelas Koordinator Pos Basarnas Batam Reza ke BatamNow.com, Kamis pagi.
Pencarian di hari kedua ini dibagi dalam 2 Search & Rescue Unit (SRU).
SRU I terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam, Polair Polda Kepri, melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian kecelakaan (LKK) selanjutnya ke arah Utara.
Sementara SRU II yang terdiri dari Polair Polresta Barelang, Polsek Sagulung, TNI AL dan karyawan PT serta pihak keluarga melaks menyisir bibir pantai menggunakan kapal kayu/ pompong, speed boat (SB) serta jalur tepian bibir pantai.
Selain itu tim SAR gabungan juga melaksakan penyelaman di sekitar LKK.
“Total 30 personel, alat yang bergerak 1 set rubber boat Pos SAR Batam, SB Polair Polda Kepri dan SB PT Delta Shipyard,” terangnya.
Ahmad adalah siswa SMK Swasta Bina Insan Kabupaten Tanjung Balai Karimun dengan program keahlian Pelayaran Kapal Niaga dan kompetensi keahlian Nautika Kapal Niaga.
Pria kelahiran Tanjung Balai Karimun tanggal 12 Desember 2004 itu menjalani PKL di PT Delta Shipyard sejak 1 November 2021 dan dijadwalkan berakhir pada 31 Maret 2022.
Diinformasikan, Ahmad terjatuh dari atas kapal pada Rabu (19/01) sekira pukul 16.00. Sesaat sebelum kejadian, ia tengah beraktivitas di sana dan sedang turun hujan saat itu.
Pencarian terhadap Ahmad sudah dilakukan sejak Rabu malam dengan melibatkan tim gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Polsek Sekupang, Ditpam BP Batam, Damkar Batam, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga setempat. (Hendra)

