Oleh Redaksi BatamNow.com
Belum genap 24 jam sejak peresmian pada Rabu (30/04/2025), satu dari 13 unit bus baru Trans Batam yang diklaim canggih dan berteknologi kecerdasan buatan (AI), mengalami kebocoran kabin AC.
Pagi harinya, Kamis (01/05), satu unit bus mengalami kebocoran air dari sistem pendingin udara (AC) saat beroperasi di rute Tiban-Batam Center.
Dalam sebuah video amatir yang beredar, sebagaimana dilansir beberapa media, air terlihat menetes deras dari celah AC hingga membasahi kursi penumpang—menyisakan pertanyaan serius: apakah janji modernisasi hanya sebatas seremoni?
Insiden ini jelas memantik pertanyaan. Terlebih, pernyataan resmi dari Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam peluncuran sehari sebelumnya terkesan begitu optimis: bus diklaim membawa teknologi mutakhir seperti AI pemantau sopir, sistem hiburan, dan desain interior ergonomis.
Bahkan disebut sebagai solusi strategis untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengurai kemacetan kota.
Namun, fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Air yang bocor dari sistem AC bukan hanya merusak kenyamanan, tapi juga menunjukkan potensi masalah kualitas pengadaan.

Agus, salah satu penumpang yang berada di dalam bus saat kejadian, mengaku terkejut. “Heran juga, kok bisa bus baru sudah bocor begini,” ujarnya.
Pertanyaan kemudian mengarah pada Dinas Perhubungan Kota Batam dan mekanisme pengadaan bus tersebut. Bagaimana sistem pengujian kelayakan dilakukan?
Apakah ada audit teknis sebelum armada diluncurkan ke publik?
Seremoni peluncuran yang berlangsung mewah di halaman Kantor Wali Kota tampak kontras dengan insiden yang menyusul keesokan harinya.
Kehadiran bus canggih seharusnya menjadi harapan baru bagi sistem transportasi publik Batam. Tapi bila pada hari pertama saja sudah terjadi malfungsi, maka skeptisisme masyarakat terhadap proyek-proyek pemerintah bukan tanpa alasan.
Apalagi, insiden ini menyasar aspek mendasar dari pelayanan publik: kenyamanan dan keandalan.
Jika AC bocor saja tidak bisa dicegah, bagaimana publik bisa yakin pada janji teknologi AI dan sistem keselamatan otomatis?
Modernisasi tidak cukup hanya dengan membubuhi kata “AI” atau “digital”.
Modernitas sejati hadir ketika pelayanan publik dibangun dengan kualitas nyata dan transparansi penuh.
Dan hari ini, Trans Batam belum bisa membuktikan itu. (Red)

