BatamNow.com – Setelah kebocoran pipa induk berdiameter DN 800mm di kawasan K Square Mall yang sempat mengganggu pasokan air bagi sekitar 60 ribu pelanggan, kini gangguan serupa kembali terjadi pada jaringan pipa air milik SPAM BP Batam.
Berdasarkan pemberitahuan dari manajemen PT Air Batam Hilir (ABHi), kebocoran pipa berdiameter DN 300 mm terjadi di jalur BSI–Cikitsu, Rabu (10/06/2026).
Akibat insiden tersebut, distribusi air minum perpipaan ke sejumlah wilayah mengalami gangguan.
Wilayah Terdampak
PT ABHi menyebutkan gangguan pasokan air berpotensi memengaruhi pelanggan di sejumlah kawasan, antara lain: Taman Raya, Cikitsu, Dotamana, BSI, Taman Anugrah, Papa Mama, dan wilayah sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan, sebutnya dalam pengumuman itu, masih berlangsung.
Jumlah Pelanggan Terdampak Belum Diketahui
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari PT ABHi maupun BP Batam terkait jumlah persis pelanggan yang terdampak akibat kebocoran terbaru tersebut.
Gangguan ini dikhawatirkan menghambat kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan terdampak.
Kebocoran Sebelumnya di Simpang K Square
Sebelumnya, pipa induk berdiameter DN 800mm juga mengalami kebocoran di sekitar simpang K Square pada Minggu (07/06/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan gangguan distribusi air bersih kepada sekitar 60 ribu pelanggan SPAM BP Batam
Pasokan air baru kembali normal pada Senin malam (08/06) setelah proses perbaikan berlangsung hampir dua hari. Selama periode tersebut, puluhan ribu pelanggan mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.
Terkait kebocoran pipa di sekitar daerah Papa Mama, BSI -Cikitsu, manejemen ABHi tidak mengumumkan secara detail lokasi pasti titik kebocoran di jalur BSI–Cikitsu tersebut.
Demikian juga penyebab kebocoran pipa yang selalu kurang transparan dan terkesan ditutupi.
Hal yang kerap membuat bingung pelanggan soal estimasi waktu penyelesaian perbaikan.
Dan kali ini solusi distribusi air alternatif (jika ada) tidak ada pemberitahuan.
BatamNow.com mengonfirmasi permasalahan ini kepada Direktur Utama PT Air Batam Hilir, Yuni Supriyanto; serta Corporate Communication PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, namun belum ada respons. (A/Red)

