Wabah Jamur Hitam di India, Mungkinkah Terjadi di RI? Ini Kata Kemenkes - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Wabah Jamur Hitam di India, Mungkinkah Terjadi di RI? Ini Kata Kemenkes

by BATAM NOW
01/Jun/2021 12:56
Wabah Jamur Hitam di India, Mungkinkah Terjadi di RI? Ini Kata Kemenkes

Foto: AP Photo/Mahesh Kumar A

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Jamur hitam yang mewabah di India memicu kekhawatiran wabah serupa di sejumlah negara termasuk Indonesia. Setidaknya ada lebih dari 11 ribu warga terinfeksi jamur hitam, banyak dari mereka adalah pasien Corona dan penyintas COVID-19.

Dilansir detikHealth, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Dr dr Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, menyebut Indonesia sudah memiliki sistem kerja sama tersendiri terkait risiko munculnya wabah yang terjadi di sejumlah negara. Termasuk wabah jamur hitam di India.

“Saya kira apapun yang namanya mewabah, bukan cuma di India itu kita selalu perkuat surveilans kita, di pintu-pintu masuk kita perkuat,” jelas dr Maxi saat ditemui di RS Ukrida Kebon Jeruk, Jakarta Pusat, Selasa (01/06/2021).

Ia menegaskan, kewaspadaan pemerintah terkait kemunculan wabah-wabah terus ditingkatkan. Terlebih terkait kemunculan virus-virus zoonotik.

“Bukan kerja sama dengan kita tapi juga kementerian kementerian untuk virus-virus zoonosis terutama dari hewan ya kita sudah punya sistem kerja sama,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menyebut sangat mungkin jamur hitam juga bisa mewabah di Indonesia. Pasalnya, banyak kondisi di Indonesia disebut Dicky mirip dengan apa yang terjadi di Indonesia.

“Kalau bicara potensinya cukup besar hanya saya tidak bisa menggambarkan dalam bentuk persentasenya karena perlu dilihat lebih lanjut. Sangat besar itu pertama karena kita juga memiliki populasi atau prevalensi diabetes yang 5 besar dunia,” kata Dicky kepada detikcom Sabtu (29/5/2021).

“Kemudian, kualitas kesehatan lingkungan kita juga tidak berbeda untuk beberapa wilayah di India,” bebernya.(*)

Berita Sebelumnya

Jaksa Mega Tri Astuti Tidak Hadir, Sidang Tuntutan Dua Likuidator PT SIS Ditunda

Berita Selanjutnya

Narapidana India Pilih Tetap di Penjara, Takut Kena Covid-19 Jika Bebas

Berita Selanjutnya
Narapidana India Pilih Tetap di Penjara, Takut Kena Covid-19 Jika Bebas

Narapidana India Pilih Tetap di Penjara, Takut Kena Covid-19 Jika Bebas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com