Warga Batam Masih Keluhkan Layanan Air Minum. Pembayaran Tagihan Masih Membengkak - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Warga Batam Masih Keluhkan Layanan Air Minum. Pembayaran Tagihan Masih Membengkak

by BATAM NOW
08/Feb/2021 13:57
Centang-Perenang Pelayanan BP Batam-PT Moya

Ilustrasi tagihan air minum yang meroket. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Sejumlah konsumen air minum di Batam masih mengeluhkan pelayanan air minum di Batam.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar saat dihubungi BatamNow.com, Senin (08/02/2021) justru merespon dan mengirimkan nomor telepon Corporate Communication (Corcom) Manager PT Moya Indonesia Astriena Veracia.

Sementara Astriena belum merespon BatamNow.com.

Unggahan di salah satu grup Facebook W*, narasi keberhasilan PT Moya disambut komentar pedas oleh warga yang tidak puas dengan layanan air minum di Batam.

Narasi unggahan akun tersebut juga mengajak untuk memaklumi layanan air minum, karena PT Moya adalah pengelola baru.

Diunggah di grup tersebut sejak, Minggu (07/02), postingan itu sudah ditanggapi 176 komentar dan 96 suka.

Dari 176 komentar didominasi narasi komentar pedas dan menyindir pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Seperti komentar Eti Hadiy, “Sejak dikelola Moya tagihan terus membengkak“.

Hampir semua komentar bernada negatif, lain lagi akun bernama Dodi Ananda menulis. “Itu bukti merupakan bukti pelayanan Moya kurang bagus atau sangat jelek.”

Dan Ahmad Rico Setiawan, “Pantas wb melindungi, setiap ada menyinggung Moya tidak pernah dimuat“.

Selama dua bulan, kisruh air minum masih terus mewarnai pelayanan BP Batam-PT Moya yang mengoperasikan SPAM di Batam sejak 15 November 2020.

Persoalan demi persoalan pelayanan terus bergulir.

Ibnu, seorang warga/konsumen di Sekupang, mengeluhkan tagihan air di rumahnya naik drastis, tetapi terpaksa ia harus bayar karena takut diputus sambungan airnya.

Tagihan air Desember 2020 sebesar RP 156 Ribu. Kemudian bulan Januari 2021 sebesar Rp 455 Ribu dan bulan Februari 2021 sebesar Rp 296 Ribu.

Menurutnya pemakaian air normal saja, sama seperti masa sebelumnya.

“Masa pengelola sebelumnya, rata-rata pembayaran saya paling mahal Rp 150 Ribu,” tulisnya.(Panahatan)

Berita Sebelumnya

Peringati Hari Pers Nasional (HPN) 2021, SMSI Gelar Bakti Sosial Membangun Jalan dan Sarana Sanitasi MCK

Berita Selanjutnya

Upaya Habibie Education Youth (HEY) Fasilitasi Pelajar Indonesia untuk Belajar Sambil Bekerja di Jerman

Berita Selanjutnya
Upaya Habibie Education Youth (HEY) Fasilitasi Pelajar Indonesia untuk Belajar Sambil Bekerja di Jerman

Upaya Habibie Education Youth (HEY) Fasilitasi Pelajar Indonesia untuk Belajar Sambil Bekerja di Jerman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com