Warga Miskin Meningkat di Batam, Pengangguran Tertinggi se-Kepri - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Warga Miskin Meningkat di Batam, Pengangguran Tertinggi se-Kepri

04/Jan/2022 17:33
Orang Nganggur Terbanyak di Kepri, Jabar dan Banten

Ilustrasi pengangguran. (F: CNBC Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Terjadi lonjakan jumlah warga miskin di Batam, Kepulauan Riau, gegara pandemi Covid-19. Dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, hingga Maret 2021, terjadi lonjakan angka kemiskinan menjadi 77.170 orang, bertambah 10.110 orang bila dibandingkan jumlah penduduk miskin di periode yang sama tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kota Batam Rahmad Iswanto dalam keterangan resminya secara virtual, Selasa (04/01/2022). “Terjadi kenaikan jumlah warga miskin cukup signifikan dikarenakan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Secara persentase, jumlah warga miskin di Batam mencapai 5,05 persen, naik 0,30 persen dari tahun sebelumnya. Menurut Rahmad, persentase penduduk miskin di Kota Batam tercatat paling rendah kedua setelah Natuna.

“Garis kemiskinan Kota Batam merupakan yang tertinggi di Kepri. Jika dibandingkan dengan garis kemiskinan terendah yaitu, di Kabupaten Lingga. Garis kemiskinan Kota Batam kondisi Maret 2021 hampir 1,8 kali dari garis kemiskinan Kabupaten Lingga pada periode yang sama,” jelasnya.

Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin Kota Batam, Maret 2011-Maret 2021. (F: BPS)

Dijelaskan pula, di Batam, warga dikategorikan miskin jika pengeluaran per kapita per bulannya di bawah Rp 740.109 (Garis Kemiskinan Maret 2021). Angka ini meningkat dibandingkan Maret 2020 yang hanya sebesar Rp 707.856 /kapita/ bulan.

Baca Juga:  Gubernur Ansar Pimpin Rakor Bidang Kepariwisataan

BPS juga mendata Indeks Kedalaman Kemiskinan di Batam yang naik 0,19 poin. Pada Maret 2020 indeks kedalaman kemiskinan di kisaran 0,70, sementara pada Maret 2021 menjadi 0,89. Sementara itu, Indeks Keparahan Kemiskinan Kota Batam menjadi 0,25 di Maret 2021 dari sebelumnya 0,20 pada Maret 2020.

“Disimpulkan kedalaman penduduk miskin terhadap garis kemiskinan di Kota Batam semakin dalam atau jauh dan heterogenitas antarpenduduk miskin meningkat, bahwa keberagaman ketimpangan antarpenduduk miskin tinggi,” urai Rahmad.

Sementara dalam rilis BPS sebelumnya, Batam juga tercatat sebagai kota dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi se-Kepri per Agustus 2021.

Dari sekitar 120.000 orang pengangguran di Kepri, 94.384 orang atau 78 persen diantaranya berasal dari Batam. (RN) 

Berita Sebelumnya

Positif Covid-19 Bertambah 299 Orang, Tertinggi Sejak Awal Tahun

Berita Selanjutnya

Pemerintah Pusat Tetapkan Dua Bandara di Kepri Jadi Pintu Masuk Penumpang Internasional

Berita Selanjutnya
Semester I 2021, Penerbangan di Bandara Hang Nadim Belum Mengalami Peningkatan

Pemerintah Pusat Tetapkan Dua Bandara di Kepri Jadi Pintu Masuk Penumpang Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com