Warning Kominfo Soal Bahaya Challenge 'Add Yours' Instagram - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Warning Kominfo Soal Bahaya Challenge ‘Add Yours’ Instagram

by BATAM NOW
24/Nov/2021 07:31
Warning Kominfo Soal Bahaya Challenge ‘Add Yours’ Instagram

Ilustrasi Instagram. (F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Fitur ‘Add Yours’ di Instagram lagi ramai dibicarakan karena beberapa data pengguna dipakai untuk penipuan. Fitur ini ternyata memberikan data pribadi di Instagram Story.

Dilansir CNBCIndonesia.com, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan potensi bahaya dari fitur ‘Add Yours’. Yakni adanya modus kejahatan siber dengan teknik social engineering.

“SobatKom ada yang FOMO gak nih? Alias fear of missing out. Anti banget ketinggalan trend yang lagi hits. Termasuk fitur baru yang satu ini nih. Saling membagikan gambar dari pertanyaan yang diberikan,” ujar Kominfo dalam Instagramnya dikutip Selasa (24/11/2021).

“Tahukah Sob, informasi yang diminta dan kita bagikan jika dikumpulkan bisa menjadi kumpulan data pribadi. Data pribadi yang kita sebarkan ke dunia maya berpeluang untuk disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.”

Social engineering adalah teknik manipulasi psikologi agar individu atau grup mau melakukan sesuatu atau menyerahkan informasi tertentu secara sukarela. Teknik tak hanya digunakan di media sosial tetapi juga dilayanan komunikasi lainnya.

Salah satu adanya melalui telepon dengan mengaku sebagai costumer service atau staf instansi bidang keuangan suatu perusahaan. Mereka akan meminta data pribadi korban.

Baca Juga:  BIFZA ASC Menyabet 7 Medali Juara di Kejuaraan KIAC 2021

Bisa juga dengan mengirimkan link tautan melalui aplikasi pesan atau email yang mengarahkan korban ke website phising atau aplikasi untuk penyalahgunaan data pribadi.

Kominfo menjelaskan para pelaku social engineering ini mengincar data pribadi korban untuk mendapatkan berbagai akses ilegal seperti rekening bank, dompet digital, hingga mendaftarkan korban ke aplikasi-aplikasi ilegal seperti peminjaman uang ilegal dengan mengatasnamakan data pribadi korban.

Beberapa data pribadi yang dapat disalahgunakan adalah:

  • nama lengkap
  • nama semasa kecil
  • nama ibu
  • spill nomor identitas
  • alamat pribadi
  • data biometrik (sidik jari, scan retina dan lain-lain)
  • SIM
  • nomor paspor
  • plat nomor kendaraan
  • alamat internet protokol

Untuk menghindari penipuan Kominfo menyarankan masyarakat jangan mudah tergiur dengan hal-hal yang sedang tren. Jangan sebar atau memberikan data pribadimu kepada siapapun.

“Bila kamu di telepon oleh seseorang yang mencurigakan, segera tutup dan blokir nomor tersebut. Simpan data pribadimu dengan baik,” jelasnya. (*)

Berita Sebelumnya

Satgas Sarankan 3 Hal Agar Sekolah Tatap Muka Aman dari Covid-19

Berita Selanjutnya

Vaksin Booster Covid 2022 Untuk Nakes, Lansia & Penderita Imunitas

Berita Selanjutnya
Dosis Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Adakah Efek Sampingnya?

Vaksin Booster Covid 2022 Untuk Nakes, Lansia & Penderita Imunitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com